Kapal Luar Daerah Jadi Kendala Sosialisasi
- 29 Jan 2026 05:42 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Satpolairud Polres Merauke mengungkapkan kendala dalam menyosialisasikan keselamatan pelayaran kepada kapal-kapal dari luar daerah. Kapal tersebut umumnya berasal dari Jawa dan Jakarta yang beroperasi di wilayah Laut Arafura.
Kasat Polairud Polres Merauke AKP M. Chandra, S.Tr.K., S.I.K menyebut keterbatasan akses komunikasi menjadi tantangan utama. Kondisi ini berbeda dengan nelayan lokal Merauke yang relatif mudah dijangkau.
| Baca juga: Perjuangan Nelayan Papua Selatan |
AKP M. Chandra mengatakan pihaknya tidak memiliki akses langsung untuk memberikan imbauan kepada kapal dari luar.
“Kendala yang kami hadapi adalah akses komunikasi, sehingga kami tidak bisa melakukan himbauan langsung kepada kapal-kapal dari luar Merauke,” ujarnya pada Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan situasi tersebut berisiko tinggi terutama saat cuaca ekstrem melanda. Kurangnya informasi membuat awak kapal tidak selalu siap menghadapi perubahan cuaca.
| Baca juga: KPG Papua Butuh Dukungan Daerah |
Beberapa waktu lalu, kata dia, insiden kapal tenggelam di Laut Arafura melibatkan kapal dari luar daerah. Dari 19 anak buah kapal, 12 orang selamat, satu meninggal dunia, dan enam masih belum ditemukan.
Satpolairud Polres Merauke berharap ke depan ada mekanisme komunikasi yang lebih efektif. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah kecelakaan laut berulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....