HNSI Tanggapi Isu Penangkapan Tiga Kapal Nelayan Merauke

  • 26 Jan 2026 09:19 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke: Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Papua Selatan menanggapi informasi sementara terkait dugaan penangkapan tiga kapal nelayan asal merauke di perairan perbatasan RI – Australia dan Papua Nugini. Informasi tersebut diterima dari laporan rekan-rekan nelayan di lapangan pada Sabtu sore.

Taufik Latarissa Ketua HNSI Papua Selatan, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima rilis resmi dari otoritas terkait. Berdasarkan informasi awal, ketiga kapal nelayan tersebut diduga ditangkap di perairan antara Australia dan Papua Nugini.

“Terkait isu yang kami terima dari teman-teman di lapangan, kami menghimbau nelayan agar menjaga batas wilayah, karena jika melanggar dapat berdampak pada hubungan diplomatik” ujar Taufik Latarissa.senin(26/01/2026)

HNSI Papua Selatan menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya telah berulang kali melakukan sosialisasi kepada nelayan. Sosialisasi tersebut berkaitan dengan batas wilayah perairan dan pentingnya kepatuhan terhadap aturan perbatasan negara.

Peristiwa ini dinilai berada di luar kewenangan dan kendali HNSI Papua Selatan. Namun demikian, organisasi nelayan tersebut tetap mengingatkan agar seluruh nelayan di provinsi papua selatan berhati-hati saat melaut, khususnya yang beroperasi di wilayah pengelolaan perikanan 718.

HNSI Papua Selatan berharap informasi yang beredar hanya sebatas isu dan tidak benar terjadi. Selain itu, jika para nelayan yang dikabarkan benar ditangkap diharapkan dapat menghubungi keluarga maupun pemilik kapal agar mengetahui pasti terkait isu yang beredar. Kutipan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....