Fadel Pratama : Etika Bermedia Sosial saat Ramadhan
- 09 Mar 2026 12:40 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Renungan menjelang waktu berbuka puasa di Pro 1 RRI Merauke, Minggu 08 Maret 2026, mengangkat tema etika bermedia sosial dalam perspektif Islam. Narasumber Fadel Pratama, S.I.Kom mengingatkan umat Islam agar mampu menjaga sikap dan perilaku, termasuk saat berinteraksi di ruang digital.
Dalam renungannya, ia menekankan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah, termasuk melalui tulisan dan komentar di media sosial.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat jari jemari sering kali lebih aktif “berbicara” dibandingkan lisan. Oleh karena itu, setiap unggahan, komentar, dan pesan yang dibagikan di media sosial harus dijaga agar tidak menimbulkan keburukan bagi diri sendiri maupun orang lain.
Fadel Pratama juga mengingatkan pentingnya sikap tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Di era digital, kata dia, satu kali klik dapat menyebarkan informasi kepada banyak orang, sehingga berpotensi menimbulkan dampak luas apabila informasi tersebut tidak benar.
Selain itu, umat Islam diingatkan untuk menjaga ucapan dengan prinsip berkata baik atau lebih baik diam. Prinsip tersebut, menurutnya, juga berlaku dalam kolom komentar atau percakapan digital.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menghindari ujaran kebencian, ejekan, maupun perundungan di media sosial. Sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan dinilai penting agar ruang digital tetap menjadi tempat yang sehat bagi semua orang.
Di akhir renungan, Fadel Pratama menegaskan bahwa media sosial pada dasarnya hanyalah alat yang dapat digunakan untuk kebaikan. Melalui platform tersebut, umat Islam dapat menyebarkan ilmu, memberikan nasihat, serta memperkuat ukhuwah.