Pemprov Papua Selatan Dorong Festival Kalimaro Naik Kelas ke Event Nasional
- 02 Okt 2026 06:21 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke- Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen mendukung pelestarian nilai-nilai budaya dan adat istiadat di empat kabupaten yang ada di wilayah Papua Selatan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap Festival Kalimaro yang digelar melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, Gereja, Yayasan Kalimaro Bangkit, serta masyarakat Marind.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Paskalis Prayitno dalam sambutannya mengatakan, Festival Kalimaro tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan adat Marind sekaligus mengenang perjalanan sejarah dan proses memanusiakan manusia yang dilakukan para misionaris pada masa terdahulu.
“ Pemerintah Provinsi Papua Selatan mempunyai kewajiban untuk membina kegiatan-kegiatan pelestarian budaya di empat kabupaten. Apa yang kita lakukan di Festival Kalimaro ini menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut,” ungkapnya, Kamis 1 Oktober 2026.
Menurutnya, pelestarian budaya juga terus dilakukan melalui berbagai festival di wilayah Papua Selatan. Di Kabupaten Asmat, misalnya, terdapat Festival Budaya Asmat Pokman, sementara di Merauke dan wilayah lainnya juga terdapat Festival Lima Raja Tifa serta Festival Sejuta Rawa di Kabupaten Mappi.
Pemprov Papua Selatan berharap berbagai festival budaya tersebut dapat memperoleh ruang dan kesempatan yang lebih luas untuk berkembang hingga tingkat nasional.
“Kami meminta dukungan agar di tiga kabupaten lainnya juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengangkat nilai-nilai budaya mereka,” katanya.
Paskalis Prayitno menambahkan, Festival Kalimaro yang kini telah masuk dalam jajaran 125 event terbaik dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya.
Pemprov Papua Selatan menargetkan Festival Kalimaro dapat terus berkembang dan masuk dalam jajaran event nasional dengan peringkat yang lebih tinggi.
“Kalau hari ini kita bersyukur Festival Kalimaro telah masuk dalam 125 event terbaik dalam KEN, ke depan kita bersama-sama membina anak-anak ini sehingga event ini bisa masuk dalam 15 besar nasional,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Kalimaro yang dinilai merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Gereja, pemerintah daerah, Yayasan Kalimaro Bangkit, serta masyarakat Marind.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi karena kegiatan ini dilaksanakan oleh anak-anak Marind. Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan dukungan penuh agar anak-anak Marind dapat berkembang sesuai kapasitas dan kemampuan mereka,” katanya.
Pemprov Papua Selatan memastikan dukungan terhadap Festival Kalimaro tidak hanya diberikan untuk pelaksanaan tahun ini, tetapi juga untuk pengembangan kegiatan pada masa mendatang.
Festival Kalimaro diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda Marind untuk memperkenalkan, menjaga, dan mengembangkan budaya leluhur sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata budaya di Papua Selatan.
“Selamat berfestival kepada kita semua. Mari kita menikmati kedamaian di tempat ini sekaligus menjaga dan melestarikan budaya yang kita miliki,” ucap Paskalis.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....