Dua Wamen Tinjau Infrastruktur Jalan hingga Revitalisasi Embung Efata
- 16 Jul 2026 09:47 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti melakukan kunjungan kerja maraton di Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026. Lawatan kerja ini difokuskan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di Daerah Otonom Baru (DOB) tersebut berjalan sesuai target.
Setibanya di Bandara Mopah Merauke, kedua Wamen langsung bertolak menuju kawasan Salor sebagai kawasan pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan. Peninjauan pertama ini dilakukan untuk melihat langsung progres pembangunan akses jalan DOB yang akan menghubungkan mobilitas ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan.
Usai meninjau akses jalan, rombongan bergerak menuju Kantor Gubernur Papua Selatan. Kehadiran kedua pejabat pusat ini disambut hangat dan meriah oleh Gubernur Apolo Safanpo, Wakil Gubernur Paskalis Imadawa, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di depan gerbang utama kantor gubernur.
Wamendagri Ribka Haluk dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) tertutup bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Forkopimda setempat mengatakan guna menyelaraskan program pembangunan daerah sangat diperlukan sinergitas lintas sektor dalam rangka mendukung program pembangunan infrastruktur dan birokrasi pemerintahan di wilayah setempat.
“ Hari ini saya lihat gedung kantornya cukup megah dan sepanjang kita mengurus DOB ini hasil buah yang bisa kita petik saat ini yaitu di Papua Selatan. Dan tentunya kita masih mempunyai tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat,” ucapnya.
Ribka Haluk berpesan kepada Pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus membangun Papua Selatan dengan berbagai inovasi dan kreatifitas di daerah, sehingga pembangunan infrasturuktur dan revitalisasi air bersih dapat berjalan tepat sasaran dan peruntukannya.
Sementara itu, Wamen PU Diana Kusumastuti berharap gedung kantor yang dibangun dengan menggunakan dana APBN ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dipelihara. Sementara untuk pembangunan jalan di DOB dapat terus dilakukan guna kesejahteraan masyarakat
Selain itu penyediaan sarana air bersih juga menjadi prioritas, yang mana tampungan air baku dapat sebagai Air Baku tetapi juga sebagai pengendalian banjir dan kawasan penataan yang cukup baik.
Kedua Wamen meninjau langsung penampungan air Embung Efata yang terletak di Kampung Kurik Harapan Makmur, Distrik Kurik. Pembangunan sektor air bersih ini menjadi salah satu atensi utama karena kondisi fasilitas saat ini yang sedang tidak beroperasi akibat kerusakan saluran pembawa serta kendala biaya operasional pompa.
Pemerintah pusat melalui Kementerian PU berencana melakukan revitalisasi besar-besaran pada infrastruktur penampungan air ini. Rencana proyek revitalisasi Embung Efata mencakup: Luas Embung: 130 hektar, Tinggi Tanggul: 4,5 meter dan Volume Tampung: 2,348 juta meter kubik.
“Revitalisasi ini ditargetkan mampu menjangkau area irigasi seluas 1.000 hektar sekaligus menyuplai kebutuhan air baku di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan dan sekitarnya dengan kapasitas mencapai 63 liter per detik,” Ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....