Tanggal 29 April,Hari Posyandu Nasional
- 29 Apr 2025 13:43 WIB
- Merauke
KBRN,Merauke : Tanggal 29 April hari Posyandu nasional. Posyandu menjadi salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat atau UKBM,yang dikelola dari oleh dan untuk bersama masyarakat. Ini dimaksudkan agar bisa memberikan pelayanan kesehatan dasar mulai dari mendukung program tumbuh kembang anak, pemberian vaksin dan imunisasi sampai asupan gizi bagi ibu dan anak.
Tujuan utama dari Posyandu adalah agar mensejahterakan masyarakat khususnya bagi ibu dan anak. Keberadaan Posyandu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak era 1980-an.
Meski tidak ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden, tanggal 29 April diperingati secara luas sebagai Hari Posyandu karena pada momen itulah program penguatan Posyandu mulai digencarkan oleh pemerintah bersama organisasi kemasyarakatan seperti PKK.
Nama Posyandu berasal dari nama program Puskesmas. Pada awalnya posyandu merupakan sebuah program Puskesmas bernama program perbaikan gizi masyarakat dengan mengadakan pos penimbangan dan pemberian makanan tambahan.
Pada tahun 1975, Departemen Kesehatan menetapkan kebijakan Pembangunan Masyarakat Desa (PKMD) demi mempercepat terwujudnya masyarakat sehat. PKMD memiliki berbagai macam kegiatan.
Perbaikan gizi dilakukan melalui Karang Balita, penanggulangan diare dilaksanakan melalui Pos Penanggulangan Diare, pengobatan masyarakat di pedesaan bisa melalui Pos Kesehatan, imunisasi dan program Keluarga Berencana (KB) dapat dilaksanakan melalui Pos Imunisasi dan Pos KB Desa.
Dengan adanya PKMD masyarakat desa dimudahkan dalam pengadaan pelayanan kesehatan. Namun, karena PKMD masih dalam bentuk pos-pos terpisah, hal ini menyulitkan koordinasi dan membutuhkan banyak sumber daya.
Pada tahun 1984, Menteri Kesehatan, Kepala BKKBN dan Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Instruksi Bersama yang berisikan agar berbagai kegiatan yang ada di masyarakat diintegrasikan dalam satu wadah yang diberi nama Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Pada tahun 1986, sebagai pengenalan awal adanya posyandu, Kepala Negara Republik Indonesia melakukannya secara massal untuk pertama kali di Yogyakarta. Saat itu bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional. Sejak pengenalan ini, posyandu tumbuh dengan pesat.
Pada tahun 1990, melihat perkembangan posyandu yang sangat pesat, akhirnya diperintahkan untuk meningkatkan pembinaan mutu posyandu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 1990.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....