Densus 88 Tekankan Peran Penting Orang Tua dalam Pengawasan Dunia Digital Anak
- 20 Agt 2026 06:15 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,MERAUKE : AKBP I Putu Gede Suryaputra Mustika, S.I.K., M.I.K.,Kasatgas Wil Papua Densus 88 AT Polri, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak di era digital. Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog bersama RRI Merauke, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat pola pertemanan anak tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar. Anak-anak kini dapat memiliki lebih banyak teman melalui berbagai platform digital dibandingkan interaksi secara langsung.
Ia mengatakan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena interaksi anak di dunia digital dapat memengaruhi pola pikir dan perilakunya. Karena itu, orang tua dan sekolah dinilai memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan serta memberikan benteng kepada anak.
| Baca juga: OAP Jadi Prioritas Tenaga Kerja |
“Upaya itu mencegah, mengidentifikasi, menangani, dan menanggulangi agar anak-anak kita tidak terpapar lewat temannya. Sekolah juga bisa memberikan benteng yang kuat kepada anak-anak kita.”ujar AKBP I Putu Gede.
Suryaputra juga menyampaikan metode “PAGAR*” yang dapat diterapkan orang tua dalam mendampingi anak. Salah satu langkahnya adalah peka terhadap perubahan perilaku anak, termasuk ketika anak mulai menikmati atau tertawa saat mengonsumsi konten yang mengandung kekerasan.
Selain mengawasi, ia menilai komunikasi antara orang tua dan anak harus menjadi kebiasaan. Orang tua perlu menyediakan waktu untuk berbicara dengan anak, termasuk menjemput, mengantar sekolah, maupun menemani saat belajar.
| Baca juga: Perempuan Adat Mappi Jaga Warisan Leluhur |
Dalam metode tersebut, orang tua juga didorong untuk menggali dunia digital anak. Namun, upaya itu perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar anak tidak merasa ruang pribadinya diambil secara paksa.
Ia menambahkan, orang tua dapat mendampingi anak ketika menggunakan perangkat digital tanpa harus langsung memeriksa atau membuka seluruh isi perangkat tersebut. Dengan cara itu, orang tua dapat mengetahui aktivitas anak sekaligus menjaga kepercayaan.
AKBP I Putu Gede mengatakan pengawasan juga harus dilakukan tanpa mempermalukan anak. Orang tua perlu menjaga pendekatan yang bijak agar komunikasi tetap terbuka dan anak merasa aman untuk bercerita mengenai lingkungan pertemanan maupun aktivitasnya di dunia digital.
Untuk itu orang tua awasi tanpa perlu mempermalukan. Kita harus bisa menjaga, karena tugas kita sebagai orang tua adalah merawat dan memagari anak-anak kita dari hal negatif.
Ia berharap orang tua dapat bersama-sama membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Pendampingan sejak dini dinilai penting agar anak memiliki bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan kehidupan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....