Orang Tua Diminta Peka Terhadap Mental Anak

  • 27 Jul 2026 07:08 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Kesehatan mental anak kini menjadi isu yang tidak kalah penting dibandingkan kesehatan fisik. Dokter Spesialis Anak RSUD Merauke, Dr. Hans Angelius S., Sp.A, mengingatkan orang tua agar lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai langkah deteksi dini gangguan kesehatan mental, pada Jumat, 24 Juli 2026.

Menurut Hans, perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi membuat tantangan kesehatan mental anak semakin kompleks. Anak yang semula aktif, ceria, dan berprestasi dapat berubah menjadi pendiam, menarik diri dari lingkungan, hingga mengalami kondisi yang membahayakan apabila masalah psikologisnya tidak segera ditangani.

"Apabila kita abaikan dampaknya sangat besar. Anak yang tadinya aktif secara fisik dan berprestasi bisa tiba-tiba menarik diri dari lingkungan. Bahkan akibat masalah psikis yang tidak kita sadari, ujung-ujungnya bisa menyebabkan kehilangan nyawa. Kita sebagai orang tua harus awas terhadap kesehatan mental pada anak," ujarnya.

Hans menjelaskan, tanda awal yang perlu diperhatikan orang tua adalah perubahan perilaku dan emosi, seperti anak menjadi mudah marah, sering mengurung diri di kamar, kehilangan minat belajar maupun berolahraga, hingga prestasi akademik yang menurun. Selain itu, gangguan kesehatan mental juga dapat muncul dalam bentuk keluhan fisik seperti sakit kepala atau sakit perut berulang tanpa ditemukan penyebab medis yang jelas.

Ia mencontohkan pernah menangani seorang anak yang beberapa kali datang berobat dengan keluhan sakit perut. Setelah pemeriksaan medis tidak menunjukkan kelainan, diketahui penyebab utamanya adalah masalah psikologis yang dialami anak akibat persoalan di lingkungan sekolah.

Hans mengimbau orang tua untuk tidak menganggap perubahan perilaku anak sebagai hal yang biasa. Menurutnya, komunikasi yang baik, perhatian terhadap kondisi emosional anak, serta deteksi dini menjadi kunci agar gangguan kesehatan mental dapat ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....