Perluas Konektivitas Digital Jaringan Komunikasi
- 02 Jul 2026 12:26 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Provinsi Papua Selatan terus memperkuat pembangunan infrastruktur digital guna mewujudkan konektivitas antardaerah di wilayah provinsi. Upaya tersebut dilakukan untuk menghubungkan jaringan komunikasi antara pemerintah provinsi, kabupaten hingga distrik sehingga pelayanan publik berbasis digital dapat berjalan lebih optimal.
Rahmat Arifianto Rahanar Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Papua Selatan mengatakan bidang aplikasi informatika memiliki tanggung jawab dalam membangun konektivitas jaringan serta mendukung pengembangan berbagai aplikasi pemerintahan. Langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di Papua Selatan.
"Fokus kami adalah bagaimana terciptanya konektivitas jaringan antara provinsi, kabupaten hingga distrik sehingga seluruh titik idealnya dapat saling terkoneksi. Sementara untuk bantuan aplikasi maupun pengembangan aplikasi menjadi ranah Bidang Aplikasi Informatika."Ujar Rahanar dalam dialog di RRI Merauke, Kamis 2 Juli 2026.
| Baca juga: Jaringan Jadi Tantangan UMKM |
Selain pengembangan aplikasi, Diskominfostaper Papua Selatan juga memiliki tugas pada bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Bidang tersebut bertanggung jawab mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk penyiaran dan podcast pemerintah daerah.
Pada bidang Statistik dan Persandian, pemerintah daerah juga terus memperkuat pengelolaan data sektoral sesuai standar yang berlaku. Di sisi lain, bidang Persandian memiliki peran penting dalam menjaga keamanan sistem informasi dan memberikan respons terhadap ancaman siber.
Rahanar menjelaskan, pembangunan infrastruktur digital menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Melalui pembangunan jaringan internet, pemerintah berupaya mengurangi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses telekomunikasi atau blank spot.
| Baca juga: Pesan Pemprov di Pisah Sambut RRI |
Menurutnya, sejak tahun 2024 pemerintah provinsi mulai melakukan intervensi pembangunan jaringan di empat kabupaten, yakni merauke, ssmat, mappi, dan boven digoel. Setiap tahun, pemerintah melakukan pemetaan lokasi berdasarkan rekomendasi dari pemerintah kabupaten untuk menentukan distrik yang menjadi prioritas pembangunan.
Di era teknologi digital saat ini, yang paling utama adalah bagaimana kami berusaha menghubungkan daerah-daerah di wilayah provinsi papua selatan. Daerah yang sebelumnya masih blank spot kominfo beruapaya memiliki akses internet. Sejak 2024, pihaknya telah melaksanakan program tersebut di empat kabupaten dan setiap tahun terus dilanjutkan berdasarkan rekomendasi pemerintah kabupaten.
Ia menambahkan, pemerintah berharap perluasan jaringan internet dapat terus berlanjut hingga semakin banyak distrik yang memperoleh akses telekomunikasi. Dengan demikian, pemerataan layanan digital dan pelayanan publik berbasis teknologi di seluruh wilayah Papua Selatan dapat semakin terwujud pada tahun 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....