Radikalisme Berawal dari Kesalahan Memahami Agama
- 16 Mar 2026 08:01 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke: Kesalahan dalam memahami ajaran agama disebut Sigit Pramono, S.H, Warga Binaan Densus 88 AT Polri Satgaswil Papua menjadi salah satu penyebab munculnya radikalisme. Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Pramono dalam dialog di RRI Merauke.
Ia menegaskan radikalisme bukan berasal dari agama itu sendiri. Menurutnya yang keliru adalah cara memahami teks agama secara sempit.
| Baca juga: Radikalisme di Merauke Dinilai Masih Minim |
“Yang salah bukan Al-Qur’an atau ajaran agama, tetapi pemahaman manusia terhadapnya,” ujarnya pada Jum'at, 13 Maret 2026.
Ia menjelaskan kelompok radikal sering memahami ayat secara tekstual tanpa melihat konteks sosial dan sejarahnya. Hal ini kemudian melahirkan penilaian bahwa kelompok lain dianggap salah atau bahkan kafir.
Pemahaman seperti itu membuat masyarakat terpecah menjadi kelompok-kelompok eksklusif. Mereka cenderung menutup diri dari pandangan yang berbeda.
Karena itu ia menekankan pentingnya mempelajari agama melalui pemahaman ulama yang komprehensif. Dengan demikian, ajaran agama dapat dipahami secara lebih bijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....