Tasawuf Jadi Titik Balik Keluar dari Radikalisme

  • 16 Mar 2026 08:06 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Pendalaman ilmu tasawuf menjadi titik balik bagi Sigit Pramono untuk meninggalkan paham radikal. Ia mengaku menemukan ketenangan batin setelah mempelajari ajaran tersebut.

Menurutnya, sebelumnya ia mengalami kegersangan spiritual meski memiliki semangat tinggi dalam berdakwah. Kondisi itu mendorongnya mencari pemahaman baru tentang agama.

“Ketika belajar tasawuf saya menyadari banyak penyakit hati seperti riya dan merasa paling benar,” ujarnya pada Jum'at, 13 Maret 2026.

Ia menilai tasawuf mengajarkan kelembutan hati serta kedekatan dengan Tuhan. Nilai tersebut bertolak belakang dengan sikap keras dalam pemikiran ekstrem.

Karena itu ia percaya pendekatan spiritual dapat menjadi salah satu cara meredam radikalisme. Pendidikan agama yang menekankan akhlak dinilai sangat penting.

Ia berharap pengalaman pribadinya dapat menjadi pelajaran bagi generasi muda. Dengan demikian mereka tidak terjebak dalam pemikiran ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....