Pengawasan BBM Subsidi Diperkuat di Manokwari

  • 15 Jun 2026 16:58 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : PT Pertamina Patra Niaga bersama tim lintas sektoral Kabupaten Manokwari menggelar inspeksi mendadak di sejumlah SPBU. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi dan mencegah potensi penyalahgunaan di wilayah tersebut.

Sidak dilakukan di SPBU 84.983.02 Jalan Baru Manokwari dan SPBU 83.983.02 Sowi, Manokwari, pada Senin (15/6/2026). Pengawasan melibatkan Disperindagkop Kabupaten Manokwari, Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari, dan Polres Manokwari.

“Kegiatan ini mengantisipasi upaya penyaluran Solar dan Pertalite yang tidak sesuai aturan. Tim lintas sektoral melakukan pengecekan kesesuaian nomor polisi kendaraan, STNK, dan QR Code yang digunakan saat transaksi,” ujar Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas.

Saat pemeriksaan terhadap kendaraan yang hendak mengisi Solar dan Pertalite, tim menemukan sejumlah modus potensi pelanggaran. Di antaranya kendaraan dengan tangki modifikasi dan penggunaan lebih dari satu nomor polisi.

“Sebagai tindak lanjut, Pertamina melakukan pemblokiran terhadap 10 barcode kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran. Kami tidak memberi toleransi terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk untuk SPBU jika terbukti,” tegas Ispiani.

Sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting. Kolaborasi ini dinilai mampu menciptakan pengawasan yang lebih efektif terhadap distribusi BBM bersubsidi di Papua Barat.

“Pengawasan lintas sektoral ini merupakan komitmen bersama memastikan BBM subsidi diterima masyarakat yang berhak. Kami mengapresiasi dukungan seluruh instansi dalam Satgas Lintas Sektoral di Manokwari,” tambah Ispiani.

Kepala Disperindagkop Manokwari, Timotius Wanggai, menyatakan akan terus mempererat koordinasi dengan Pertamina, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian. “Seluruh temuan pelanggaran hari ini akan kami monitor penindakannya supaya memberikan efek jera,” tutupnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....