Sagu Didorong Jadi Warisan Budaya
- 14 Apr 2026 11:09 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Pemerintah Kabupaten Merauke terus mendorong penguatan status sagu sep sebagai bagian dari warisan budaya daerah melalui proses pendataan dan pengusulan ke tingkat pusat.Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelestarian budaya agar tidak hilang mata dunia.
Yohana Samkakai, S.Pd, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke. menjelaskan hal tersebut dilakukan dengan memasukkan sagu sep sebagai warisan budaya tak benda dalam sistem Data Pokok Kebudayaan (Dapobud). Selain sagu sep, sebelumnya juga telah diusulkan sejumlah unsur budaya lain seperti budaya dambu, dan ditahun 2026 ada tiga usulkan yaitu tanaman wati, sagu sep,dan gulat bob sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
| Baca juga: PPI Bidik Ekspor Komoditas Papua Selatan |
Pemerintah daerah menilai langkah ini penting guna memastikan warisan budaya lokal tetap terjaga dan diakui secara nasional. Proses pengusulan ini juga menjadi bentuk komitmen dalam melindungi identitas budaya masyarakat Papua Selatan.
Selain itu, upaya pelestarian dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan agar nilai-nilai budaya, termasuk makanan tradisional berbahan sagu, dapat terus diwariskan secara berkelanjutan.
| Baca juga: Perda Didorong Lindungi Budaya Marind |
“Kami sudah mengusulkan sagu sebagai warisan budaya tak benda melalui Dapobud, dan tahun 2026 akan ada Festival Budaya Marind yang melibatkan sekolah dan masyarakat untuk memperkuat pelestarian budaya,” ujar Yohana
Pada tahun 2026, pemerintah juga merencanakan pelaksanaan Festival Budaya Marind yang akan melibatkan masyarakat dan pelajar. Festival tersebut akan menampilkan berbagai kekayaan budaya seperti makanan tradisional dan tarian khas sebagai bentuk pelestarian dan promosi budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....