Ekowisata Tangkahan Banyak Diminati Wisatawan
- 31 Jul 2026 22:15 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Tangkahan merupakan salah satu keindahan alam yang terbentang di wilayah Langkat, tepatnya di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jika Bukit Lawang sebagai tempat konservasi orangutan, maka Tangkahan sebagai tempat konservasi bagi Gajah, sehingga Langkat tepat untuk dijadikan salah satu tujuan objek wisata yang dapat dikunjungi oleh siapa saja dan kapan saja.
Dilansir dari tourmedan.com, kawasan ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang dilakukan khususnya untuk lingkungan alam. Tangkahan sendiri merupakan daerah ekowisata berupa hutan yang letaknya jauh dari perkotaan sehingga membuat lokasi ekowisata tersebut menjadi daya tarik tersendiri dengan aneka wisata alamnya yang menarik untuk wisatawan, baik lokal atau luar.
Kawasan Ekowisata Tangkahan keindahannya dapat dinikmati dengan berbagai macam hal seperti, bermalam dengan konsep penginapan di alam yang telah disediakan untuk disewa, bermain dengan Gajah bahkan bisa untuk memandikan dan memberi makan gajah pada pagi hari.
Lalu, terdapat beberapa air terjun yang bisa dinikmati, dan yang tak kalah seru juga dapat berkeliling hutan dan sungai Tangkahan menggunakan ban sehingga kita bisa langsung merasakan kawasan alam yang masih benar-benar asri dan terjaga dari ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab.
“Tangkahan menurut saya adalah wisata destinasi terbaik, murah dan sangat cocok bagi yang suka bermain air sungai ataupun air terjun," ucap Aulia, seorang wisatawan yang berkunjung ke Tangkahan.
Aulia menambahkan, ekowisata ini cocok juga untuk dikunjungi oleh keluarga tetapi sayangnya akses jalan menuju ke Tangkahan saat ini lebih jauh jika melewati jalan darat karena terdapat jembatan yang putus sehingga harus menaiki perahu jika ingin lebih dekat.
Tangkahan juga cocok jika bersama keluarga, tetapi sangat tidak rekomen jika membawa anak kecil, karena arusnya yang cukup deras, dan akses menuju Tangkahan akan lebih jauh jika naik sepeda motor atau mobil karena saat ini jembatannya sedang putus, letak ekowisata ini tidak jauh dari jalan besar, bisa lewat dua akses juga mau naik perahu atau jembatan putus, kalau naik perahu dikenakan biaya sebesar Rp5.000 perorang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....