Museum Perkebunan Indonesia Gelar Pameran Seni Media Baru
- 30 Sep 2025 12:48 WIB
- Medan
Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, bekerja sama dengan Yayasan Museum Perkebunan Indonesia (Musperin), menggelar Launching Pameran Seni Media Baru bertema “Jejak Tanam” di Museum Perkebunan Indonesia 1, Medan, pada Sabtu (27/9) malam.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan dramatic reading oleh seniman Juhendri Chaniago dan Seiska Handayani. Pameran ini menampilkan berbagai karya seni media baru hasil kolaborasi seniman dari Yogyakarta, Medan, dan sejumlah daerah lain. Karya-karya tersebut lahir dari rangkaian workshop inkubasi serta video mapping yang digelar beberapa hari sebelumnya.
Kurator pameran, Ignatia Nilu, menjelaskan bahwa “Jejak Tanam” tidak hanya berbicara tentang praktik agraris, tetapi juga proses budaya yang menanam pengetahuan, nilai, dan identitas. Menurutnya, karya-karya yang ditampilkan saling melengkapi hingga membentuk narasi besar tentang ruang hayati yang perlu dijaga dan dirawat.
“Yang unik dari pameran ini, seluruh karya saling melengkapi sebagai sebuah mozaik yang merepresentasikan ruang hayati yang harus kita rawat, jaga, dan cintai. Arsip museum tidak lagi hanya dibaca sebagai catatan lalu, tetapi dihidupkan melalui karya-karya yang segar, kritis, dan reflektif sehingga menjadi dinamis, berdialog, dan memberi pengalaman,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Museum Perkebunan Indonesia, Ir. Rhohan F. Mochtar, menegaskan bahwa sejak berdirinya pada tahun 2016, Musperin terus berkembang menjadi pusat edukasi sejarah perkebunan nasional.
“Sejak berdiri pada 10 Desember 2016, bertepatan dengan Hari Perkebunan Nasional, Musperin terus berkembang sebagai lembaga pelestarian budaya dan pusat edukasi sejarah perkebunan. Sesuai motonya connecting the past to the future, museum ini menghadirkan inovasi agar lebih menarik bagi generasi muda,” ujarnya.
Saat ini Musperin menempati dua gedung heritage di Kota Medan, serta sedang membangun Museum Gula Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Dengan inovasi berbasis seni dan teknologi, Musperin berharap masyarakat semakin tertarik berkunjung sekaligus memahami peran penting industri perkebunan dalam sejarah bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....