Imlek Tahun Kuda Api Momentum Perbaikan Diri
- 17 Feb 2026 09:34 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api dimaknai sebagai momentum evaluasi dan pembenahan diri. Umat Konghucu diajak menyambutnya dengan kebijaksanaan, kesabaran, serta kehati-hatian menghadapi perubahan zaman.
“Makna Imleknya bagi saya dan keluarga, ini adalah sebuah penyambutan tahun baru, di mana sebuah pergantian suasana, pergantian momen untuk melakukan suatu perbaikan,” kata Rohaniawan Konghucu Kota Medan sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Rohaniawan Agama Khonghucu Indonesia (Parakhin), Djohan Adjuan Xue, Senin 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian dan kekurangan di tahun sebelumnya. Kekurangan perlu diperbaiki, sementara kesalahan harus dikoreksi agar menjadi pembelajaran ke depan.
Menurutnya, perkembangan zaman dan teknologi yang begitu cepat menuntut penyesuaian mentalitas. Tantangan seperti penyebaran hoaks dan informasi palsu semakin sulit dibedakan dari kebenaran.
“Maka untuk menghadapi tahun Kuda Api ini, perkembangan zaman yang demikian cepat itu harus kita sikapi dengan kehati-hatian dan kebijaksanaan serta kesabaran. Kesabaran itu harus digarisbawahi,” ujarnya.
Djohan juga mengimbau umat Konghucu agar lebih menekankan makna ritual dan sembahyang dalam perayaan Imlek, tanpa berlebihan. Ia menekankan nilai ajaran Konghucu tentang saling membantu dan memajukan sesama.
“Bila diri sendiri ingin tegak, maka bantu orang lain juga tegak. Bila diri sendiri ingin maju, maka bantulah orang lain juga maju,” ucapnya.
Ia berharap Tahun Baru Imlek 2577 membawa keberuntungan, rezeki, dan kelancaran bagi masyarakat serta menjadikan Indonesia semakin jaya dan makmur.