Transformasi Layanan HAI-CSO: Kini Hadir di MyIntress

  • 04 Okt 2025 16:38 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan:Mulai 1 Oktober 2025, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan resmi meluncurkan sebuah langkah besar dalam agenda transformasi digital nasional. Layanan HAI-CSO yang sebelumnya berjalan melalui aplikasi MONSAKTI kini sepenuhnya bermigrasi dan terintegrasi dengan platform baru bernama MyIntress.

Bagi sebagian satuan kerja, perubahan ini mungkin sekadar perpindahan aplikasi dari satu sistem ke sistem lainnya. Namun sejatinya, langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan modernisasi layanan publik bidang perbendaharaan yang menuntut kecepatan, transparansi, dan kedekatan dengan pengguna.

Sejak awal diperkenalkan, HAI-CSO telah menjadi jembatan komunikasi utama antara Satker, KPPN, dan Kanwil dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan konsultasi teknis. Namun seiring meningkatnya kompleksitas pekerjaan dan volume permintaan layanan, sistem MONSAKTI mulai terasa terbatas dan kurang interaktif bagi pengguna.

Melalui MyIntress, DJPb berupaya menghadirkan layanan digital yang lebih proaktif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna di seluruh Indonesia. Filosofinya sederhana: Satker tidak lagi hanya mengirim tiket lalu menunggu, melainkan benar-benar merasakan pelayanan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada solusi.

Platform MyIntress menghadirkan serangkaian pembaruan signifikan untuk memperkuat pengalaman pengguna dan efektivitas layanan. Tampilan tiket kini lebih modern dan ramah, dilengkapi notifikasi suara agar setiap pesan masuk atau balasan tidak terlewatkan.

Selain itu, MyIntress menyediakan sistem feedback dua arah yang memungkinkan Satker menilai kualitas layanan dan memberikan masukan secara langsung. Fitur monitoring tiket dari sisi Satker maupun CSO menciptakan transparansi proses, sekaligus membantu evaluasi Indikator Kinerja Individu Kepala KPPN secara real-time.

Transformasi ini bukan sekadar pemindahan sistem, tetapi bagian integral dari program besar digitalisasi layanan publik di bidang perbendaharaan. Dengan ekosistem digital yang semakin terhubung, DJPb ingin memastikan setiap Satker, dari kota besar hingga pelosok, memperoleh akses layanan cepat, akurat, dan setara.

Era digital menuntut birokrasi bergerak lincah, adaptif, serta terbuka terhadap perubahan paradigma pelayanan. Melalui MyIntress, DJPb membuktikan bahwa institusi pemerintah juga mampu bertransformasi menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi modern.

Mulai 1 Oktober 2025, seluruh jalur konsultasi HAI-CSO di MONSAKTI resmi ditutup dan dialihkan sepenuhnya ke MyIntress. Perubahan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat efisiensi, konsistensi layanan, serta integrasi sistem dalam pengelolaan keuangan negara yang lebih akuntabel.

Lebih dari sekadar aplikasi, MyIntress adalah simbol komitmen pemerintah untuk membangun layanan publik yang partisipatif dan terbuka terhadap evaluasi. Melalui mekanisme umpan balik, Satker kini memiliki ruang untuk menilai kinerja pelayanan, sekaligus menjadi bagian dari peningkatan mutu layanan itu sendiri.

Transformasi HAI-CSO ke MyIntress menunjukkan bahwa digitalisasi di sektor publik bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang membangun kepercayaan, kecepatan, dan transparansi layanan. Kini, pertanyaan yang tersisa bagi seluruh satuan kerja adalah: sudahkah Anda siap beralih ke MyIntress dan menjadi bagian dari perubahan besar ini?

(Penulis: Edi Iriansyah, PTPN Mahir KPPN Medan II)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....