Maha Kumbh Mela, Desa Global yang Abadi dan Berkembang

  • 26 Jan 2025 15:17 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Maha Kumbh Mela adalah festival yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dari seluruh dunia. Festival ini menjadi tempat untuk merayakan keyakinan Hindu yang sudah ada sejak ribuan tahun dan tetap relevan hingga kini.

Selain menjadi ajang perayaan spiritual, Mela ini juga menjadi tempat eksperimen bagi perkembangan praktik keagamaan. Di sini, semua perbedaan larut menjadi satu dalam sebuah kesetaraan yang mendalam, menciptakan rasa keterhubungan yang kuat di antara pengunjung.

Delta Triveni Sangam di Prayagraj adalah tempat yang paling ikonik dalam Kumbh Mela. Tempat ini menjadi titik pertemuan tiga sungai suci, yakni Gangga, Yamuna, dan Saraswati, yang memiliki makna religius dan budaya yang mendalam.

Festival selama 45 hari ini melibatkan berbagai pihak yang bekerja sama untuk menyukseskan acara. Para administrator, sukarelawan, pengusaha, dan wirausahawan menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung kelancaran Mela.

Maha Kumbh Mela juga mencerminkan tiga proses abadi yang terkandung dalam trilogi suci Hindu. Brahma, sebagai simbol Evolusi, Wisnu melambangkan Keseimbangan, dan Siwa mewakili Involusi, yang saling melengkapi dalam proses kehidupan.

Peringatan Mela ini berakar dari legenda mitologi Samudra Manthan yang terkenal dalam tradisi Hindu. Dikisahkan bahwa dari pengadukan samudra oleh para Dewa dan Asura, muncul Kumbh Amrit, pot berisi nektar yang dipercaya memberikan keabadian.

Setiap empat tahun sekali, Kumbh Mela diselenggarakan bergilir di empat kota suci di India. Kota-kota tersebut adalah Haridwar, Nasik, Ujjain, dan Prayagraj. Mela ini telah menjadi bagian dari warisan budaya India yang menarik minat global.

Skala Mela tahun ini diperkirakan akan melebihi 400 juta pengunjung selama festival berlangsung. Selama 45 hari, area Mela seluas sepuluh ribu hektar menjadi kota sementara yang harus dikelola dengan cermat, mengingat tantangan geografis dan waktu persiapan yang terbatas.

Pemerintah Uttar Pradesh berkolaborasi dengan berbagai lembaga untuk mempersiapkan infrastruktur dan fasilitas yang diperlukan. Teknologi juga menjadi bagian penting dari pengelolaan acara, dengan sistem AI dan drone bawah air yang dipakai untuk memberikan pengawasan secara efektif.

Sejak tahun 1954, Kumbh Mela diselenggarakan secara teratur di India merdeka. Upaya pemerintah dalam mengelola acara ini semakin profesional dan berhasil menarik perhatian dunia internasional, yang memicu berbagai bentuk penelitian akademis dan kajian multidisiplin.

Setiap lapisan kehidupan di Kumbh Mela menyentuh banyak aspek, mulai dari astronomi Hindu, astrologi, warisan bangunan, ekologi, hingga makanan lokal. Bagi pengunjung, ada banyak hal bermakna untuk disaksikan dan dipelajari di festival ini.

Maha Kumbh Mela adalah pengalaman spiritual yang mendalam, sekaligus perayaan budaya dan intelektual yang terbuka untuk semua kalangan. Bagi mereka yang datang, Mela ini bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang merayakan kehidupan, alam, dan kebersamaan.

Penulis: Kavita Gupta, Profesor manajemen.

(Seorang pelancong yang gemar mengumpulkan cerita dari semua orang dan tempat, terpesona oleh kaya dan berwarnanya sejarah serta budaya India. Melalui Dus Dishaa, ia menghadirkan pesona lokal dalam desa global ini melalui pengalaman yang dikurasi dengan imersif).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....