Presiden LaLiga Javier Tebas: Hukuman bagi Manchester City Harus Berat
- 29 Sep 2026 23:26 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Spanyol - Presiden LaLiga, Javier Tebas pada hari Selasa menyatakan bahwa Manchester City harus menghadapi hukuman seberat mungkin menyusul temuan adanya pelanggaran aturan keuangan yang berlangsung lama. Tebas berpendapat bahwa kasus ini harus menjadi peringatan bagi klub-klub di seluruh Eropa.
Pada hari Senin, sebuah sumber di dunia sepak bola mengonfirmasi laporan media yang menyebutkan bahwa panel independen telah menyatakan City bersalah atas 114 dari 115 dugaan pelanggaran aturan keuangan Liga Premier. City yang selama ini selalu membantah melakukan kesalahan apa pun, dapat menghadapi sanksi mulai dari denda dan pengurangan poin hingga degradasi.
"Melanggarnya selama lebih dari 10 tahun adalah hal yang sangat serius. Oleh karena itu, hukumannya harus berat, bukan hanya untuk memberi contoh, tetapi juga karena aturan tersebut memang telah dilanggar," ujar Tebas.
Saat berbicara kepada para wartawan di sela-sela acara Peak Performance & Health Summit yang diselenggarakan bersama di London oleh serikat pemain global FIFPRO dan The Cleveland Clinic, Tebas mengatakan bahwa kasus ini memiliki dampak yang jauh melampaui sepak bola Inggris.
Badan pengatur sepak bola Eropa, UEFA pernah melarang City tampil di Liga Champions selama dua tahun pada tahun 2020 setelah menemukan bahwa klub tersebut melebih-lebihkan pendapatan sponsor antara tahun 2012 dan 2016. Namun, City berhasil mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), yang kemudian membatalkan larangan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....