Andy Robertson dan Mohamed Salah mengatakan perpisahan emosional di Anfield

  • 25 Mei 2026 15:45 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan, Andy Robertson dan Mohamed Salah mengakhiri masa bakti Legendaris mereka selama Sembilan tahun di klub dengan menjadi starter dalam pertandingan imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield pada hari terakhir musim Liga Premier 2025-26. Mereka membantu The Reds mengamankan posisi kelima dan sebagai hasilnya lolos ke Liga Champions musim depan.

Dilansir dari liverpoolfc.com, Minggu, 24 Mei 2026, setelah presentasi pasca pertandingan yang emosional di hadapan para pendukung. Robbo dan Salah berbicara kepada Sky Sport untuk menyampaikan reaksi mereka.

Tentang cinta yang diterima dari penggemar, Robertson mengatakan, “para penggemar ini datang dan mendukung kami setiap minggu. Sejak saya berada disini selama Sembilan tahun, kami selalu bermain di depan penonton yang memenuhi Anfield, tribun kandang kami selalu penuh. Pujian untuk mereka, mereka adalah jantung klub dan jika anda dapat membalas sedikit dengan memenangkan pertandingan dan mencoba memenangkan trofi, lalu memberikan waktu anda untuk mereka, maka itulah yang mereka lakukan.”

Ketika ditanya tentang bagaimana perasaannya, ia mengatakan, “lelah secara emosional. Ini benar-benar minggu yang sulit. Minggu yang sangat sibuk, berusaha mengendalikan emosi, mencoba fokus pada pertandingan, tetapi juga memastikan melakukan semuanya dengan benar dalam mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang perlu diucapkan selamat tinggal. Ini adalah minggu yang sangat panjang dan saya perlu beristirahat sekarang.”

Mohamed Salah ketika ditanya tentang perasaanya, ia mengatakan, “saya banyak menangis, saya rasa lebih banyak daripada sepanjang hidup saya. Tapi sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini. saya juga sedikit menangis di tempat latihan. Saya buka tipe orang yang emosional, kalian tidak terlalu sering melihatnya di media. Kalian selalu melihat saya tangguh, agresif, tetapi di dalam hati saya menerimanya seperti bayi. Ini sangat rumit. Kami meninggalkan masa muda kami disini, berbagi segalanya dari awal hingga akhir. Kami bahkan tidak pernah membayangkan apa yang telah kami raih, tetapi kami melakukannya untuk klub ini. kami mengembalikannya ke tempatnya semula.”

Ia juga berpesan saat di ruang ganti kepada rekan-rekannya, “lihat, klub sekarang sedang berjuang untuk segalanya. Para penggemar tidak akan menerima kurang dari itu. Mereka tidak terlalu peduli dengan hasilnya selama kalian berkeringat dan memberikan effort kalian disini. Mereka akan mencintai kalian selamanya. Jadi ini pesan saya untuk kalian, ini bukan tentang bakat, ini tentang segalanya. Inilah mengapa Robbo mungkin lebih dicintai daripada siapapun, karena dia memberikan segalanya di lapangan dan para penggemar mencintainya karena itu. Sulit untuk meninggalkan Liverpool, tetapi inilah hidup dan kita harus melanjutkannya.

Mengenai kontribusi Robertson, Mo Salah mengatakan, “Robbo sangat penting bagi tim. Dia sangat penting selama periode waktu yang kami lalui. Saya merasa sangat terhormat bisa berbagi ruang ganti dengannya, dia orang yang fantastis, pemain yang fantastis. Dia selalu ada untuk saya ketika saya membutuhkannya dan juga untuk tim. Sangat sulit untuk mengungkapkannya dengan satu kata, tetapi saya sangat beruntung bisa berbagi dengannya selama waktu yang begitu lama.”

Ketika ditanya apakah ia sudah menyadari sepenuhnya bahwa ia akan pergi, Salah mengatakan, “ Ya, saya merasa ini adalah kehidupan. Saya melihat kebelakang dan berpikir, ‘apakah mereka menginginkan lebih dari apa yang telah saya capai?’ , hal terpenting saat kami pergi, kalian bisa melihatnya seperti hari ini, para penggemar menghargai apa yang telah kami lakukan untuk klub, saya dan Robbo, ini adalah hal terpenting bagi saya, karena mereka mencintai kami."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....