Turnamen Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumut

  • 31 Jul 2025 19:10 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Provinsi Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan 2025, yang berlangsung 10-18 Agustus mendatang. Turnamen yang bakal berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara tersebut, menyajikan pertandingan timnas Indonesia U-17 dengan tiga tim negara lain.

Sampai saat ini, sudah tiga tim yang memastikan ikut serta, yakni tuan rumah Indonesia, tajikistan, dan Afrika Selatan. Sedangkan satu tim masih dikonfirmasi, dan kemungkinan negara yang berdekatan dengan Indonesia.

“Sejauh ini sudah ada dua negara yang terkonfirmasi ikut, yakni Afrika Selatan dan Tajikistan. Kami sebenarnya incar Amerika Latin, tapi jaraknya jauh sekali,” kata Ketua Umum PSSI, Erik Thohir saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Dikatakan Erik, dipercayai Sumut menjadi tuan rumah karena sudah lama tidak menggelar event sepakbola internasional. Selain itu, Stadion Utama Sumatera Utara juga layak dijadikan tempat pertandingan karena sudah standar FIFA.

"Kami juga apresiasi tentu stadion-stadion yang diperbaiki oleh pemerintah. Stadion-stadion itu harus dimanfaatkan. Kita jangan terlalu jawa sentris. Di Sumatera Utara kebetulan bekas PON makannya kita coba membuat turnamen Piala Kemerdekaan," ujar Erik yang juga Menteri BUMN.

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Stadion Utama Sumatera Utara pada Oktober 2024 lalu. (Foto: RRI/Joko)

Menanggapi hal itu, pihak Dispora Sumut selaku pengelola Stadion Utama mengaku bangga, setelah perhelatan PON 2024 Stadion utama tidak terbengkalai. Apalagi, Stadion utama berkapasitas 25 ribu penonton tersebut dibangun sesuai dengan standar FIFA.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Sumut, Budi Syahputra mengatakan untuk pemakaian Stadion Utama tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini sebagai wujud partisipasi pemerintah provinsi Sumut demi suksesnya event turnamen piala kemerdekaan.

“Kita tidak ada mengutip biaya (pemakaian) dan kita maksimalkan dalam pelaksanaan itu. Itulah dalam bentuk dukungan pemerintah provinsi dalam event-event internasional. Hari ini juga kegiatan piala Kemerdekaan untuk U-17 yang akan menghadirkan 4 negara. Kita juga memfasilitasi kegiatan itu, dan panitia tetap cabor-cabor itu. Cuma, kita memback up dari sarana dan prasarananya,” kata Budi Syahputra.

Dikatakan Budi, tidak hanya venue Stadion Utama, sejumlah sarana olahraga yang dibangun pasca PON 2024 juga bisa dimanfaatkan untuk cabor gelar turnamen. Baik untuk skala nasional maupun internasional.

“Hari ini, kegiatan internasional, direncanakan sepakbola, pencak silat, dan atletik (Agustus). Hari ini, yang kita harapkan, kita kan ada gedung Martial Art juga. Hari ini, kita minta cabor-cabor itu adakan event itu di sana,” katanya.

Seperti diketahui, saat ini timnas Indonesia U-17 sedang persiapan menuju putaran piala dunia di Qatar pada November 2025. Timnas Indonesia pada piala dunia 2025, tergabung di grup H dengan tiga negara lain, yakni Brazil, Honduras, dan Zambia. Uji coba dalam turnamen piala kemerdekaan, menjadi kesempatan bagi anak asuh Nova Arianto sebagai evaluasi sebelum berlaga di piala dunia nanti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....