Ribuan Hektar Mangrove Rusak Cukup Signifikan di Langkat

  • 31 Agt 2024 10:05 WIB
  •  Medan

KBRN, Langkat: Kerusakan ekosistem mangrove di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, semakin memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan bahwa ribuan hektar hutan mangrove mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Kepala Kelompok Kerja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Sumatera Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Sumidi, menyebutkan mangrove Langkat mencakup 20.606 hektar. Sementara itu, terdapat 4.589 hektar mangrove potensial yang membutuhkan rehabilitasi akibat kerusakan.

“Mangrove lebat seluas 14.593 hektar, mangrove sedang seluas 4.498 hektar, dan mangrove jarang seluas 1.515 hektar. Dengan mangrove potensial guna di rehabilitasi seluas 4.589 hektar, yang terdiri dari area terabrasi, lahan terbuka, tambak, dan tanah timbul,” kata Sumidi, di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (29/8/2024).

Baca juga: Jatim Akhirnya ‘Pecah’ Emas di Senam Artistik

Sumidi menambahkan, BRGM mendapat dukungan berupa Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) yang dilaksanakan untuk tahun 2024.

“Kami bersama beberapa stakeholders sudah melakukan beberapa kegiatan untuk mengidentifikasi lokasi - lokasi yang menjadi sasaran M4CR kemudian Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (Padiatapa) masyarakat untuk dilakukan rehabilitasi mangrove,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan rehabilitasi mangrove diterima masyarakat, dimulai dengan penyusunan rancangan, lalu dilanjutkan pelaksanaan rehabilitasi.(mr)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....