Puluhan Siswa di Asahan Alami Mual dan Pusing usai Konsumsi Makanan Massal
- 14 Sep 2026 17:59 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Kisaran - Puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, mengalami mual, pusing, hingga muntah usai mengkonsumsi makanan secara massal, Senin 14 September 2026.
Para siswa diduga mengalami gangguan kesehatan atau pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan secara massal. Sejumlah siswa sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) TNI AD di kawasan Lasitarda, Kisaran, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kisaran dan Rumah Sakit Umum Wira Husada untuk mendapatkan perawatan.
Rahmad, salah seorang operator sekolah yang turut membagikan menu makanan, mengatakan saat tiba di sekolah sekitar pukul 11.30 WIB dan kemudian dibagikan kepada para siswa sekitar pukul 12.00 WIB.
"MBG sampai dan dibagikan, kemudian sekitar pukul 12.00 WIB dibagikan ke siswa dan dikonsumsi," kata Rahmad.
Menurutnya, sekitar pukul 13.00 WIB atau kurang lebih satu jam setelah makanan dikonsumsi, sejumlah siswa mulai mengalami mual, muntah, pusing, sesak, dan keringat dingin.
"Kami langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Pertama kami bawa ke Rumkitban TNI AD, kemudian dirujuk ke sini (RSUD Kisaran) dan Wira Husada," ujarnya.
Rahmad menyebutkan, sementara terdapat 12 siswa yang masih menjalani perawatan di RSUD Kisaran dan tiga orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Umum Wira Husada.
"Kalau sementara yang masih dirawat ada 15 orang, tapi tadi ada yang sudah sehat dan dibawa pulang," katanya.
Ia mengatakan, reaksi tersebut dialami siswa sekitar 30 menit setelah mengonsumsi makanan. Rahmad juga menyebutkan, pihak sekolah selama sekitar satu tahun telah menerima manfaat program makanan massal dengan jumlah penerima sekitar 800 siswa. Namun, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi.
"Selama ini kami sudah satu tahun menerima manfaat, ada sekitar 800 orang siswa, tapi baru kali ini kami mengalami seperti ini," katanya.
Ia menambahkan, sebelum dikonsumsi, terdapat siswa maupun pihak sekolah yang mencium adanya bau dari dalam wadah makanan atau ompreng.
Hingga berita ini diturunkan, para siswa yang mengalami keluhan masih mendapatkan penanganan medis. Penyebab pasti munculnya keluhan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....