Pembangunan Kampung Nelayan Dimulai, Pekerja Lokal Desil 1–2 Jadi Prioritas

  • 11 Sep 2026 14:56 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Deli Serdang – Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menginstruksikan pelibatan warga lokal, khususnya masyarakat kategori desil 1 dan 2, dalam proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu. Langkah yang ditegaskan ini agar program pembangunan fisik berdampak langsung terhadap perekonomian warga sekitar sejak tahap pengerjaan.

"Saya minta setiap proyek fisik wajib melibatkan warga sekitar, khususnya masyarakat desil 1 dan 2 yang belum bekerja. Libatkan mereka agar langsung merasakan manfaatnya. Saya juga minta camat dan kepala desa untuk ikut mengawal ketat seluruh proses pembangunannya," kata Asri saat menerima audiensi bersama PT Multi Gapura Pembangunan Semesta selaku pelaksana pembangunan di Kantor Bupati, Rabu 9 September 2026.

Proyek senilai Rp4 miliar ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) hasil kolaborasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain menyerap tenaga kerja lokal, pembangunan kawasan pesisir ini ditujukan untuk mendorong percepatan ekonomi serta fasilitas pendidikan bagi nelayan setempat.

Asri Tambunan juga meminta agar proses peletakan batu pertama dapat dipercepat. Hal ini sebagai momentum edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

"Kita minta peletakan batu pertama dipercepat, agar sekaligus menjadi momentum edukasi bagi para nelayan. Karena hasil akhirnya bukan sekadar membangun kawasan, tetapi untuk pendidikan dan kemajuan di sana," ucap Asri.

Sementara perwakilan PT Multi Gapura Pembangunan Semesta, Hendar, menyampaikan komitmennya untuk segera memulai pekerjaan di lapangan. Hal ini agar target penataan kawasan tahap awal dapat berjalan tepat waktu dan berkelanjutan.

"Kegiatan saat ini masih merupakan tahap awal dari rangkaian besar yang berkelanjutan. Kami mohon izin untuk memulai kegiatan agar pengerjaan tidak terlambat, serta berharap peletakan batu pertama dapat segera dilakukan agar masyarakat mengetahui output dan manfaat penataan kawasan ini," kata Hendar.

Pada tahap awal, pengerjaan difokuskan pada penataan kawasan, pembuatan sandaran kapal, shelter, kios, hingga pondasi pabrik es. Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) juga direncanakan menjadi salah satu fasilitas pada tahap pengembangan berikutnya. Proyek di Desa Paluh Sibaji ini sendiri merupakan bagian dari program penataan kawasan pesisir masif KKP yang mencakup 1.000 titik di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....