Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi Karhutla
- 29 Agt 2026 12:23 WIB
- Medan
RRI.CO.ID - Dairi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mengambil langkah cepat dan konkret dalam memitigasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) serta Simulasi Kesiapan Personel dan Gelar Peralatan di Kecamatan Silahisabungan, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan guna menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan Karhutla secara nasional.
Penetapan Kecamatan Silahisabungan sebagai pusat kegiatan dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Wilayah ini tidak hanya menyajikan panorama perbukitan Danau Toba yang indah, tetapi kontur topografi dan karakteristik vegetasinya juga menjadikan kawasan tersebut rawan bencana kebakaran, khususnya saat memasuki musim kemarau.
Rangkaian acara yang dimulai dengan koordinasi di Kantor Desa Silalahi II dan dilanjutkan dengan simulasi penanganan di Dermaga Wisata Silalahi ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Dairi.
Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta kesiapsiagaan sarana prasarana penanggulangan bencana.
"Penanganan Karhutla di Silahisabungan memerlukan kerja sama yang solid antara pemerintah, TNI, Polri, dan partisipasi aktif masyarakat lokal. Seluruh peralatan pemadaman, baik jalur darat maupun perairan melalui dermaga apung, harus dipastikan berfungsi 100 persen dan siap digerakkan kapan saja," ujarnya.
Wahyu juga mengingatkan pentingnya langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan.
Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Bima Yudha Asmara, menyatakan apresiasinya atas langkah pencegahan ini guna melindungi sumber kehidupan masyarakat, terutama ketersediaan air bersih.
"Bagi kami: cegah apinya, selamatkan lahannya, lindungi masyarakatnya, dan tegakkan hukumnya," ujarnya.
Sementara itu Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, mengingatkan bahwa kawasan Silalahi dan Paropo merupakan bagian dari Geopark UNESCO yang memiliki nilai strategis nasional maupun internasional. Ia meminta perangkat desa hingga kepala dusun aktif memberikan imbauan larangan membakar lahan kepada warga, serta menyambut baik pembentukan posko siaga Karhutla guna memangkas kendala jarak penanganan dari Sidikalang.
Komitmen serupa ditegaskan oleh Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, yang menyatakan kesiapan penuh jajaran TNI untuk bersinergi mewujudkan Kabupaten Dairi yang tangguh dan bebas dari bencana Karhutla.
Kegiatan koordinasi diakhiri dengan pergerakan seluruh tim Forkopimda dan personel gabungan menuju Dermaga Wisata Silalahi untuk menggelar simulasi operasional lapangan serta peninjauan kesiapan alat pemadam kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....