Menteri UMKM: Kampus Pusat Lahirnya Inovasi dan Pengusaha Baru

  • 21 Agt 2026 21:15 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menekankan pentingnya menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha. Menurutnya, inovasi yang dihasilkan kampus tidak semestinya berhenti sebagai karya akademik, tetapi perlu dikembangkan agar memiliki nilai komersial, menciptakan nilai tambah, serta membuka peluang usaha baru bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Sebagus apa pun hasil riset yang dimiliki kampus, jangan hanya menjadi pajangan di laboratorium. Bagaimana hasil riset tersebut mampu memberikan efek atau nilai komersial, memberikan nilai tambah dan pemberdayaan bagi dosen maupun mahasiswa yang terlibat,” ujar Maman dalam orasi ilmiah di Universitas Sumatera Utara (USU), Kami, 20 Agustus 2026.

Kampus diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Kampus juga menjadi pusat lahirnya inovasi dan pengusaha baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Maman mengingatkan mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Ia menyebut transformasi digital akan mengubah berbagai model bisnis sekaligus melahirkan jenis pekerjaan dan peluang usaha baru yang saat ini bahkan belum tersedia.

“Artinya, tantangan kita ke depan tidak sederhana. Kita harus mulai mengubah cara melihat masa depan dengan bergandengan tangan antara pemerintah, sivitas akademika, dan mahasiswa untuk memberikan bekal menghadapi tantangan global,” ucap Maman.

Dalam kesempatan tersebut, Maman juga memperkenalkan SAPA UMKM sebagai salah satu terobosan digital Kementerian UMKM untuk memperluas akses layanan bagi sekitar 57 juta UMKM di Indonesia. Platform tersebut diarahkan untuk menghubungkan pengusaha UMKM dengan berbagai layanan yang dibutuhkan dalam pengembangan usaha, mulai dari pelatihan, akses pembiayaan, hingga pemasaran.

Melalui penguatan inkubasi di perguruan tinggi, hilirisasi hasil riset, kemudahan legalitas, pemanfaatan teknologi, serta perluasan akses terhadap ekosistem usaha, Kementerian UMKM berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang berani mengambil peran sebagai pengusaha. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga melahirkan generasi pengusaha yang inovatif, adaptif, dan mampu memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....