Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Pameran Foto Prahara Pulau Emas

  • 20 Agt 2026 10:29 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi pameran foto bertajuk “Prahara Pulau Emas” yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan, di Plaza Medan Fair, Rabu 19 Agustus 2026. Pameran tersebut menampilkan rekaman visual bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Rico Waas menilai karya-karya yang ditampilkan tidak sekadar menjadi dokumentasi peristiwa bencana, tetapi juga membawa pesan kemanusiaan. Menurutnya, foto jurnalistik memiliki kekuatan untuk menggugah empati, sekaligus menghadirkan harapan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

A picture speaks a thousand words. Setiap foto itu menceritakan ribuan kata. Efeknya akan sangat panjang, bahkan bisa berdampak dan menciptakan harapan,” katanya.

Rico mencontohkan sejumlah foto jurnalistik dunia seperti “The Vulture and The Little Child” dan “Tank Man” yang mampu menarik perhatian masyarakat internasional. Menurutnya, karya foto dapat memengaruhi cara masyarakat memandang sebuah peristiwa, sekaligus mendorong munculnya kepedulian kemanusiaan.

Di tengah perkembangan media sosial yang banyak menampilkan konten bergerak, Rico menilai kekuatan foto jurnalistik tetap memiliki tempat tersendiri. Foto memberikan ruang bagi masyarakat untuk memaknai sendiri sebuah peristiwa melalui satu bingkai yang merekam suatu momentum.

“Video itu menciptakan komentar, tapi kalau foto menciptakan cerita. Dia berada di dalam satu frame yang tidak bergerak, tapi kita yang bisa memaknainya, bisa menceritakan dari A sampai Z,” ujarnya.

Rico berharap pameran fotografi jurnalistik dapat terus diselenggarakan dan dikembangkan ke depan. Pemerintah Kota Medan juga terbuka untuk berkolaborasi dengan insan pers dalam memberikan ruang sekaligus merawat keberlangsungan karya jurnalistik foto.

Ia menilai kolaborasi tersebut dapat dibangun melalui komunikasi antara pemerintah dan insan pers, baik terkait pemberitaan maupun fotografi jurnalistik. Upaya itu dinilai penting agar karya-karya jurnalistik tetap mendapat ruang dan dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Sementara itu, Koordinator PFI Wilayah Sumatera, Hendra Syamhari mengatakan “Prahara Pulau Emas” merupakan bagian dari rangkaian roadshow fotografi jurnalistik di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pameran tersebut sekaligus menjadi catatan visual mengenai bencana besar yang pernah melanda Pulau Sumatera.

Hendra turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan terhadap penyelenggaraan pameran tersebut. Ia menjelaskan jurnalis foto kerap menghadapi berbagai risiko ketika meliput bencana demi merekam dan menyampaikan kondisi sebenarnya kepada masyarakat.

“Jurnalis foto adalah profesi yang kerap melupakan diri demi tugas. Saat bencana menerpa, para pewarta menembus banjir dan menerjang bahaya tanpa memikirkan kondisi rumah sendiri atau keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Hendra menambahkan, dokumentasi jurnalistik juga memiliki peran penting di tengah maraknya penyebaran informasi bohong atau hoaks. Karena itu, jurnalis foto berkomitmen merekam berbagai peristiwa secara jujur dan menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....