Imigrasi Medan Edukasi Pelajar soal Migrasi Aman

  • 18 Agt 2026 20:29 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Medan mengedukasi pelajar tentang migrasi aman dan peluang ke luar negeri. Kegiatan bertajuk Satu Paspor, Sejuta Peluang, Bermigrasi Aman, Hindari TPPO dan TPPM digelar di Medan, Selasa 11 Agustus 2026.

Sebanyak 20 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Medan mengikuti kegiatan yang membahas persiapan sebelum melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar negeri. Pelajar mendapat pemahaman tentang jalur keberangkatan resmi, dokumen perjalanan, serta risiko perdagangan orang dan penyelundupan migran.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol. Budi Novijanto, menyampaikan materi tentang bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural. Materi tersebut mencakup pentingnya menggunakan jalur resmi serta mengenali risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM).

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Terang Dewi Susantri Ujung, memberikan materi mengenai literasi migrasi aman bagi pelajar. Ia juga mendorong siswa mempersiapkan kompetensi agar mampu memanfaatkan peluang global secara lebih baik.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Dirga Arbas, menjelaskan paspor sebagai dokumen negara untuk perjalanan ke luar negeri. Materi mencakup persyaratan, prosedur permohonan paspor, dan penggunaannya dalam perjalanan internasional.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Reny Elisabeth Munthe, mengatakan edukasi perlu diberikan sebelum pelajar menghadapi tawaran dari luar negeri.

“Peluang ke luar negeri cukup banyak, tetapi harus ditempuh dengan cara aman dan prosedural,” ujar Reny.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang melibatkan para pelajar secara aktif. Peserta menanyakan berbagai hal mengenai paspor, perjalanan, pendidikan, dan peluang kerja di luar negeri.

Salah seorang siswa SMK Laksamana Martadinata, AJ, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan mengenai persiapan sebelum ke luar negeri.

“Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan dapat menjangkau sekolah-sekolah lainnya,” ucap AJ.

Selain diskusi, kegiatan diisi lomba video kreatif bertema migrasi aman dan pengenalan taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut memberi ruang bagi pelajar untuk bertanya, menyampaikan pendapat, dan menyampaikan pesan melalui kreativitas.

Imigrasi Medan menilai pembekalan sejak usia sekolah penting untuk membantu generasi muda memahami prosedur migrasi secara tepat. Edukasi tersebut diharapkan mendukung upaya mencegah migrasi nonprosedural sekaligus memperkuat pelayanan keimigrasian bagi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....