Wakil Wali Kota Apresiasi PD WI Gelar Milad ke-64 di Tanjungbalai

  • 16 Agt 2026 17:42 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memberikan apresiasi kepada Pengurus Daerah (PD) Wanita Islam (WI) Kota Tanjungbalai yang sukses menyelenggarakan Milad ke-64 Wanita Islam di Kota Tanjungbalai.

Menurut Fadly Abdina, terdapat dua kegiatan utama dalam rangkaian Milad ke-64 WI yang di nilainya sangat positif. Pertama, kegiatan Khatam Al-Qur'an yang disebutnya sebagai kegiatan yang sangat baik. Kedua, refleksi dan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

“Menurut saya ada dua kegiatan yang paling utama. Pertama Khatam Al-Qur'an, ini kegiatan yang sangat baik sekali. Kemudian yang kedua refleksi doa bersama dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia,” ujar Fadly Abdina.

Ia menjelaskan, Wanita Islam lahir pada 29 April 1962. Namun, embrio hadirnya wadah perempuan Islam secara organisasi telah tumbuh sejak abad ke-19 melalui kiprah berbagai tokoh perempuan yang memiliki semangat perjuangan dan kepedulian terhadap bangsa.

“WI lahir pada 29 April 1962. Hadirnya wadah wanita Islam secara organisasi ini embrionya hadir sejak abad ke-19, lahir dari berbagai tokoh-tokoh perempuan, maka lahirlah Wanita Islam pada tahun 1962,” katanya.

Fadly menegaskan, semangat Wanita Islam tidak hanya sebatas berkumpul atau berhimpun dalam sebuah organisasi. Lebih dari itu, keberadaan WI diharapkan mampu menjadi wadah bagi perempuan, khususnya ibu-ibu muslimah, untuk berkontribusi aktif dalam mengisi kemerdekaan.

“Semangat WI bukan sekadar untuk berkumpul, bukan semata untuk berhimpun. Namun semangat WI adalah bagaimana kiprah organisasi perempuan yang notabenenya ibu-ibu muslimah ini bisa berkontribusi dan aktif untuk mengisi kemerdekaan,” ucapnya.

Ia berharap, keberadaan organisasi WI di Kota Tanjungbalai maupun Sumatera Utara dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus melakukan berbagai kegiatan nyata untuk kepentingan umat, daerah dan negara.

“Saya berharap organisasi WI ini dapat berbuat untuk umat. Jangan jadikan organisasi ini hanya untuk berkumpul saja, tetapi jadikan sebagai ajang silaturahmi dan berbuat untuk umat, daerah dan negara,” kata Fadly.

Lebih lanjut, Fadly mengingatkan bahwa perjalanan bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari perjuangan kaum perempuan. Salah satu tokoh yang disebutnya adalah Raden Ajeng (RA) Kartini yang dikenal sebagai pejuang pendidikan dan emansipasi perempuan.

“Tidak sedikit pejuang negara ini dari kalangan perempuan. Contohnya RA Kartini yang merupakan pejuang pendidikan. Karena hingga saat ini kita masih berjuang tentang dunia pendidikan, maka peran ibu-ibu juga sangat penting untuk keberlangsungan negara ini,” ujarnya.

Milad ke-64 Wanita Islam yang dilaksanakan di Kota Tanjungbalai tersebut turut dihadiri pengurus WI dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan menjadi momentum mempererat silaturahmi serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....