Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 15 Agt 2026 19:47 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang wilayah Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 17.54 WIB. Gempa berpusat di darat, sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun, dengan kedalaman 168 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan resminya menyebutkan, hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng.
Wijayanto menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme sesar geser turun atau oblique normal fault.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan intensitas V MMI di Kota Tebingtinggi, Kabanjahe, dan Lima Puluh. Sementara intensitas IV MMI dirasakan di Raya, Panombeian Pane, Panei, Kabupaten Simalungun, Kota Pematangsiantar, dan Kota Pangururan.
Hingga pukul 18.16 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
BMKG akan terus memantau aktivitas gempa bumi susulan dan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....