Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Picu Pohon Tumbang dan Genangan Air

  • 16 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kota Tanjungbalai, Jumat 14 Agustus 2026 siang hingga sore, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta memicu banjir dan genangan di beberapa titik. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Tanjungbalai, M. Idris mengatakan, dalam laporan kejadian yang diterima dari masyarakat pada pukul 14.20 WIB menyebutkan, peristiwa berlangsung sekitar pukul 14.10 WIB hingga 19.00 WIB.

“Selain curah hujan tinggi, kondisi genangan diperparah dengan banjir rob, yakni naiknya muka air laut yang bertemu dengan aliran air hujan sehingga menyebabkan air lebih lama menggenangi sejumlah kawasan,” ujarnya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Di Kecamatan Datuk Bandar, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan H.M. Nur Lingkungan II, Jalan Singosari sekitar Sanggar Pramuka, serta Jalan Alwatomiah, Kelurahan Pahang. Di Jalan Singosari, pohon tumbang sempat menutup seluruh badan jalan dan mengganggu akses masyarakat.

Sementara di Jalan Alwatomiah, selain pohon tumbang, genangan air terjadi sepanjang kurang lebih 200 meter akibat hujan yang bertemu dengan banjir rob. Di Kecamatan Datuk Bandar Timur, pohon tumbang terjadi di Jalan Anwar Idris sekitar Futsal Kembar, Kelurahan Bunga Tanjung. Pohon tersebut menimpa pagar hingga roboh dan mengenai dinding rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pohon tumbang juga terjadi di Jalan SMA Negeri 6, Kelurahan Selat Lancang, serta kawasan Selat Tanjung Medan. Kedua lokasi tersebut sempat mengalami gangguan akses akibat pohon tumbang yang menutup badan jalan.

Genangan juga terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Di Jalan S. Parman, Kelurahan Tanjungbalai Kota I, terjadi kenaikan muka air yang menggenangi badan jalan sekitar 5 sentimeter. Kemudian di Jalan Abadi Ujung, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, air menggenangi badan jalan dan halaman rumah warga dengan ketinggian sekitar 5 hingga 10 sentimeter.

Sedangkan di Jalan Jenderal Sudirman KM 1, Kelurahan Karya dan Kelurahan Perwira, genangan terjadi sepanjang kurang lebih 400 meter. Kondisi tersebut masih dalam pemantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Tanjungbalai.

Sementara itu, beberapa lokasi di Kecamatan Tanjungbalai Utara juga mengalami genangan akibat banjir rob. Petugas masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan ketinggian air sembari menunggu air rob berangsur surut.

Menyikapi kejadian tersebut, TRC Regu B BPBD Kota Tanjungbalai bersama Dinas Lingkungan Hidup, PLN Tanjungbalai, pihak kecamatan, kelurahan dan masyarakat langsung melakukan asesmen, pemantauan serta penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Petugas juga melakukan pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan serta berkoordinasi dengan PLN untuk mengantisipasi potensi gangguan jaringan listrik.

Hingga laporan dibuat pada pukul 20.40 WIB, jalan yang sebelumnya tertutup pohon tumbang telah dibersihkan dan kembali dapat dilalui masyarakat. Namun, potongan kayu hasil pembersihan masih berada di beberapa titik di pinggir jalan.

BPBD juga memastikan tidak terdapat korban jiwa, korban luka maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Kerusakan yang dilaporkan berupa pagar rumah warga yang roboh serta bagian dinding rumah yang terdampak pohon tumbang.

Kalaksa BPBD Kota Tanjungbalai M. Idris mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang maupun peningkatan banjir rob. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada BPBD agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....