Mahyaruddin Minta BKPSDM Tegak Lurus Tidak Boleh Ada Intervensi
- 11 Agt 2026 10:34 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim meminta seluruh perangkat daerah bekerja secara profesional dan sesuai dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing. Ia menegaskan, tidak boleh ada intervensi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Mahyaruddin secara khusus meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk bekerja tegak lurus dalam melakukan pembinaan terhadap aparatur sipil negara (ASN).
“Ia juga meminta BKPSDM agar tegak lurus, jangan main-main intervensi. Saya tidak peduli itu, lakukan pembinaan. Kalau tidak bisa dibina, maka ambil tindakan tegas,” kata Mahyaruddin.
Wali kota Tanjungbalai juga meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memperketat pengawasan terhadap setiap pengeluaran keuangan negara. Menurutnya, setiap anggaran yang dikeluarkan harus dikawal dengan baik agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“BPKAD kawal terus keluar uang negara, jangan sampai ada kesalahan. PAD juga terus kita maksimalkan,” ujarnya.
Mahyaruddin juga menginstruksikan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) agar terus mengawal arah kebijakan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Ia menekankan pentingnya pembaruan data dan evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap program berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. “Semua harus tepat waktu, update per hari, per minggu, per bulan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah benar-benar sejalan dengan arah pembangunan serta visi dan misi Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat koordinasi, bekerja berdasarkan data dan target yang jelas, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sehingga apa yang menjadi buah pikiran dan cita-cita, visi misi Pemko Tanjungbalai sesuai dengan arah kebijakan yang dimasukkan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....