Ketimpangan Penduduk Sumut Turun pada Maret 2026

  • 07 Agt 2026 13:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Badan Pusat Statistik Sumatera Utara mencatat ketimpangan penduduk Sumatera Utara menurun pada Maret 2026. Hal ini disampaikan Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, saat rilis Berita Resmi Statistik pada Rabu, 5 Agustus 2026.

"Pada Maret 2026 Gini Ratio di Sumatera Utara tercatat 0,278. Terjadi penurunan sebesar 0,005 poin dibanding dengan Gini Ratio pada September 2025 yang saat itu tercatat sebesar 0,283," ucap Asim.

Pada wilayah perkotaan, kelompok penduduk 40 persen dengan pengeluaran terbawah pada Maret 2026 memiliki proporsi pengeluaran sebesar 23,37 persen. Sementara kelompok 40 persen berpengeluaran menengah turun dari 35,48 persen pada September 2025 menjadi 35,27 persen.

Kelompok 20 persen penduduk dengan pengeluaran teratas juga mengalami penurunan proporsi pengeluaran, dari 41,59 persen menjadi 41,36 persen. Penurunan proporsi pengeluaran pada kelompok 20 persen teratas tersebut diikuti dengan penurunan Gini Ratio perkotaan dari 0,308 pada September 2025 menjadi 0,299 pada Maret 2026.

Secara keseluruhan, Asim mengatakan penurunan Gini Ratio Sumatera Utara turut dipengaruhi membaiknya proporsi pengeluaran kelompok 40 persen penduduk dengan pengeluaran terbawah. Proporsi pengeluaran kelompok tersebut meningkat dari 23,88 persen pada September 2025 menjadi 24,32 persen pada Maret 2026.

“Secara total Gini Ratio yang tercatat 0,278 menurun dibanding dengan kondisi September, karena membaiknya kelompok penduduk pada 40 persen berpengeluaran terbawah yang proporsinya mendapatkan kue ekonomi lebih besar dari 23,88 persen pada September menjadi 24,32 persen," katanya.

Asim menambahkan, perbaikan ketimpangan tersebut berjalan seiring dengan penurunan kemiskinan di Sumatera Utara. Tren Gini Ratio di wilayah perkotaan maupun pedesaan terus menunjukkan penurunan.

"Ini menunjukkan bahwa terjadinya penurunan kemiskinan juga ditopang dengan terus membaiknya ketimpangan penduduk di Sumatera Utara saat ini. Tren Gini Ratio kita, jadi baik di perkotaan maupun di pedesaan Gini Ratio kita terus turun mendekati level yang paling rendah saat ini dibanding dengan lima tahun yang lalu," ucapnya.

Jika dibandingkan dengan provinsi lain, pada Maret 2026 terdapat tujuh provinsi dengan Gini Ratio di atas angka nasional. Gini Ratio tertinggi tercatat di DKI Jakarta sebesar 0,435, sedangkan yang terendah berada di Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,214.

Sementara itu, Gini Ratio Sumatera Utara sebesar 0,278 menempatkan Sumatera Utara pada peringkat kelima dalam kelompok provinsi dengan tingkat ketimpangan terendah.

“Sementara di Sumatera Utara ketimpangan kita semakin tipis saat ini ada di peringkat kelima dibanding dengan provinsi terendah Kepulauan Bangka Belitung dengan Gini Ratio sebesar 0,278 saat ini," ujar Asim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....