Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06 Persen pada TW II 2026

  • 07 Agt 2026 11:49 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan II 2026 tumbuh positif secara tahunan (YoY) sebesar 5,06 persen. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra, mengatakan capaian ini menjadi kali pertama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara kembali menembus angka lima persen setelah beberapa triwulan terakhir berada di bawah level tersebut.

"Untuk pertama kalinya di triwulan II 2026 pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara melewati batas 5 persen yaitu 5,06 persen. Secara kumulatif di semester I tahun 2026 ekonomi kita tumbuh 5,02 persen," ujar Asim Saputra saat rilis Berita Resmi Statistik di Medan, Rabu5 Agustus 2026.

Secara triwulanan pertumbuhan tertinggi menurut lapangan usaha terjadi pada kategori listrik dan gas sebesar 12,32 persen, diikuti administrasi pemerintahan sebesar 10,68 persen dan pengadaan air sebesar 7,47 persen. Sementara secara tahunan, seluruh kategori lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif.

"Secara year on year pertumbuhan ekonomi kita di semua kategori tumbuh positif, tertinggi pada kategori penyediaan akomodasi makan dan minum yang mampu tumbuh sebesar 17,43 persen. Kemudian, jasa perusahaan sebesar 10,70 persen dan jasa lainnya sebesar 10,57 persen," kata Asim.

Berdasarkan distribusi lapangan usaha, kategori pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki pangsa terbesar sebesar 24,45 persen. Sementara kategori pertanian, perdagangan, industri pengolahan dan konstruksi secara gabungan memberikan kontribusi sebesar 74,84 persen terhadap perekonomian Sumatera Utara.

"Kategori pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi memiliki kontribusi sebesar 74,84 persen. Artinya, tiga per empat dari pangsa ekonomi Sumatera Utara didominasi oleh kategori atau sektor tersebut," ucap Asim.

Berdasarkan pengeluaran, konsumsi pemerintah menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, baik secara triwulanan maupun tahunan. Di sisi lain, konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi karena memiliki pangsa terbesar dalam struktur pengeluaran.

"Dengan pangsa mencapai 50,54 persen, konsumsi rumah tangga mampu tumbuh 5,10 persen. Jadi pertumbuhan ekonomi kita yang 5,06 persen itu ditopang karena konsumsi rumah tangga yang mampu tumbuh impresif 5,10 persen," ucap Asim.

Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan II 2026 sejajar dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 5,06 persen. Dengan pangsa ekonomi mencapai 23,37 persen, Sumatera Utara masih menjadi provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar di Pulau Sumatera.

"Dengan pertumbuhan yang makin impresif, Provinsi Sumatera Utara masih memimpin dari sisi pangsa ekonomi di Pulau Sumatera saat ini," kata Asim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....