GNI Medan dan 300 Pelajar di Belawan Rayakan Hari Anak Nasional
- 06 Agt 2026 19:30 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Medan bersama sekitar 300 pelajar memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan itu menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi sekaligus mengampanyekan pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Perayaan Hari Anak Nasional berlangsung di Kantor Camat Medan Belawan, Kamis, 6 Agustus 2026. GNI Medan CDP berkoaborasi bersama Kecamatan Medan Belawan, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Forum Anak Belawan, Forum Anak Kota Medan, serta Forkopimcam Medan Belawan.
Berbagai kegiatan digelar dalam peringatan tersebut. Diantaranya lomba mewarnai, fashion show berbahan daur ulang, lomba bernyanyi, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti peserta didik mulai PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Project Manager CDP Medan GNI, Anwar Suhut, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi anak sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas dan bakat.
"Kita sangat bersenang dan bersuka cita hari ini karena bisa merayakan Hari Anak Nasional 2026 bersama Forum Anak Belawan, Forum Anak Kota Medan, Forkopimcam, serta Kecamatan Medan Belawan," kata Anwar.
Ia menjelaskan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema nasional tentang menyayangi anak, melindungi anak, dan membangun masa depan mereka melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Kita berharap momentum Hari Anak Nasional menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder dan orang tua untuk menghantarkan anak-anak meraih cita-citanya melalui pendidikan yang bermutu, layanan kesehatan yang berkualitas, dan peningkatan gizi anak," ujarnya.
Anwar menambahkan kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemicu kepedulian masyarakat terhadap masa depan anak-anak Belawan. Menurutnya, seluruh pihak perlu bergotong royong agar anak-anak memperoleh kesempatan berkembang secara optimal.
Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan juga dirancang sesuai kelompok usia peserta. Anak usia PAUD mengikuti lomba mewarnai, sedangkan peserta dari jenjang lainnya berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif, termasuk fashion show berbahan daur ulang.
Seorang guru peserta kegiatan, Yudit Santia, menilai perayaan tersebut memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka di luar kegiatan belajar di kelas.
"Tanggapannya senang dan bangga. Akhirnya ada wadah untuk anak-anak berkreasi, mengembangkan bakatnya, serta menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki setiap sekolah," kata Yudit.
Menurutnya, kegiatan serupa layak dilaksanakan lebih sering karena mampu mendorong kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri peserta didik.
"Harapan saya acara seperti ini jangan hanya saat Hari Anak Nasional. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan juga pada momen lain sehingga anak-anak memiliki lebih banyak ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....