Ratusan Warga Datangi Kantor PLN Tanjungbalai, Protes Penyebab Pemadaman Listrik

  • 05 Agt 2026 09:10 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Ratusan warga Kota Tanjungbalai mendatangi Kantor ULP PLN Tanjungbalai di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa, 4 Agustus 2026 malam, sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Tanjungbalai.

Masyarakat mengaku pemadaman listrik mulai terjadi sejak pukul 08.00 WIB. Meski sempat kembali menyala pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, listrik kembali padam sekitar pukul 19.00 WIB dan baru kembali normal sekitar pukul 23.45 WIB setelah ratusan massa mendatangi kantor ULP PLN Tanjungbalai.

Dalam aksi tersebut, ratusan massa sempat memasuki area kantor ULP PLN Tanjungbalai untuk meminta bertemu langsung dengan manajer guna mempertanyakan penyebab pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam. Massa juga membakar ban di depan kantor sebagai bentuk kekecewaan terhadap pelayanan PLN.

Salah seorang warga, Ryanda Pratama Sitorus, menilai kinerja Manajer ULP PLN Tanjungbalai tidak maksimal dalam menangani persoalan kelistrikan di daerah tersebut.

"Kami menilai sistem kinerja Manajer ULP PLN Tanjungbalai ini tidak becus. Kami masyarakat datang ke kantor PLN untuk bertemu langsung dengan manajer, namun beliau tidak berani memberikan jawaban atas pertanyaan masyarakat," ujarnya.

Ryanda mengatakan, pemadaman listrik yang berlangsung hampir seharian telah menyebabkan banyak masyarakat mengalami kerugian, terutama para pelaku usaha dan pedagang yang bergantung pada pasokan listrik.

"Akibat pemadaman listrik ini, tidak sedikit masyarakat mengalami kerugian, khususnya para pedagang. Kami meminta Menteri ESDM, Direktur Utama PLN, dan pimpinan PLN Provinsi Sumatera Utara untuk mengevaluasi Manajer ULP PLN Tanjungbalai," katanya.

Ia juga meminta agar Manajer ULP PLN Tanjungbalai meninggalkan Kota Tanjungbalai apabila dinilai tidak mampu memimpin dan memberikan pelayanan kelistrikan yang baik kepada masyarakat.

Sementara itu, pihak ULP PLN Tanjungbalai menjelaskan bahwa gangguan listrik disebabkan terbakarnya kabel hotspot power 20.000 kV di Gardu Induk yang berada di Jalan Anggur, Kelurahan Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.38 WIB.

PLN menyampaikan bahwa kerusakan pada kabel tersebut menjadi penyebab terganggunya pasokan listrik. Pihaknya juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi sehingga pemadaman listrik dalam durasi panjang dapat dihindari di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....