Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sumut Sepekan ke Depan
- 04 Agt 2026 11:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada periode 3–10 Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi tingginya kelembapan udara, suhu muka laut yang hangat, serta adanya belokan dan pertemuan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Dalam laporan prospek cuaca mingguan yang dirilis pada Senin, 3 Agustus 2026, BBMKG Wilayah 1 mencatat dalam beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat terjadi di sejumlah wilayah. Curah hujan tertinggi tercatat di Pos Hujan Simpang Empat Rube Resdes, Kabupaten Pakpak Bharat, mencapai 112,5 milimeter pada 1 Agustus 2026. Selain itu, hujan lebat juga terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Toba, Mandailing Natal, dan Tapanuli Tengah.
Keberadaan belokan angin (shearline) di Samudra Hindia bagian barat Sumatera serta wilayah konvergensi di sepanjang pesisir barat hingga lereng timur Sumatera Utara meningkatkan pembentukan awan hujan. Kondisi tersebut diperkuat suhu muka laut yang hangat dan labilitas atmosfer yang tinggi, sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif, terutama pada siang hingga sore hari dan berpotensi disertai petir serta angin kencang.
Potensi hujan sedang hingga sangat lebat dalam sepekan kedepan diperkirakan masih dapat terjadi di berbagai daerah. Di antaranya, Kabupaten Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun, Pematangsiantar, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Gunungsitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.
BBMKG Wilayah 1 mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, longsor, dan pohon tumbang yang dapat dipicu hujan berintensitas tinggi. Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi cuaca resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain itu, pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait dalam upaya mitigasi bencana dan penyebarluasan informasi cuaca kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....