Triyoga Laksito Resmi Pimpin OJK Sumatera Utara

  • 03 Agt 2026 12:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kepemimpinan kelembagaan di daerah dengan mengukuhkan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat, 31 Juli 2026.

Triyoga menggantikan Khoirul Muttaqien yang mendapat penugasan baru di lingkungan OJK. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di daerah.

Hernawan mengatakan pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat peran OJK dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang. Menurutnya, OJK memiliki tanggung jawab yang semakin besar setelah berlakunya Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

"Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat peran OJK di daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks," ujar Hernawan.

Hernawan menambahkan perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang baik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menyebut Provinsi Sumut mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,98 persen pada triwulan pertama 2026 dengan dukungan sektor jasa keuangan yang terjaga.

Menurut Hernawan, kepemimpinan OJK di daerah perlu mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah serta industri jasa keuangan. Ia juga mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution menilai kebijakan sektor jasa keuangan perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah. Ia mengatakan koordinasi antara OJK dan pemerintah daerah penting untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumut, OJK, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat untuk membangun ekosistem keuangan syariah," ucap Bobby.

Bobby juga mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Pengukuhan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah, pimpinan industri jasa keuangan, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan di Sumut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....