GARUDA-SU Minta BGN Evaluasi Korwil MBG Tanjungbalai

  • 31 Jul 2026 23:30 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Gabungan Relawan dan Aktivis Daerah Sumatera Utara (GARUDA-SU) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap jajaran koordinator wilayah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanjungbalai. Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya sorotan terhadap pelaksanaan program MBG yang dinilai masih menemukan sejumlah persoalan di lapangan.

Koordinator GARUDA-SU, Rafiqi mengatakan evaluasi diperlukan untuk memastikan program pemerintah tersebut berjalan sesuai tujuan. Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan MBG harus diperkuat agar manfaat program dapat benar-benar dirasakan masyarakat.

Salah satu langkah yang didorong GARUDA-SU adalah melakukan rotasi terhadap Korwil MBG Tanjungbalai. Rafiqi meminta BGN mempertimbangkan pemindahan Korwil tersebut ke wilayah Papua sebagai bagian dari evaluasi kinerja.

Menurut GARUDA-SU, rotasi dinilai diperlukan untuk mencegah adanya dugaan praktik yang dapat menghambat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah. Namun, tudingan tersebut merupakan penilaian dari pihak GARUDA-SU dan masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.

Rafiqi menyebut, evaluasi perlu dilakukan karena masih ditemukan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan MBG. Persoalan tersebut di antaranya dugaan lambatnya penyaluran makanan, temuan makanan yang tidak layak konsumsi, hingga dugaan ketidaksesuaian menu dengan anggaran yang diterima SPPG.

Ia menegaskan Program MBG merupakan program pemerintah yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia. Karena itu, pelaksanaan program tersebut harus mendapat pengawasan dari berbagai pihak.

“Karena program pemerintah ini sangat bermanfaat bagi anak-anak Indonesia, juga bagi perkembangan pertumbuhan ekonomi. Enggak boleh juga kemudian bermasalah karena ini program bagus, betul-betul harus dikawal oleh aktivis,” ujar Rafiqi kepada RRI, Rabu, 29 Juli 2026.

Rafiqi berharap BGN segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Tanjungbalai. Ia menilai langkah tersbut penting agar berbagai persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.

Rafiqi menambahkan, evaluasi dan perbaikan pengawasan tidak dapat ditunda apabila masih terdapat dugaan pelanggaran yang lolos dari pemantauan di lapangan. Menurutnya, penguatan pengawasan menjadi kunci agar Program MBG tetap berjalan sesuai tujuan awal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari BGN maupun pihak terkait mengenai permintaan evaluasi terhadap Korwil MBG Tanjungbalai tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....