HKTI Sumut Konsolidasikan Musda dan Perkuat Sinergi dengan BGN

  • 28 Jul 2026 10:20 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan-Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat konsolidasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) HKTI Sumatera Utara sekaligus memperkuat sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat konsolidasi tersebut dihadiri Ketua DPD HKTI Sumatera Utara yang juga Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, berlangsung di Hotel Grand Jamee Medan, Sabtu, 25 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya pembentukan Panitia MUSDA HKTI Sumatera Utara serta pemberian mandat kepada 33 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara untuk mempersiapkan dan mengonsolidasikan organisasi di masing-masing daerah.

Gus Irawan juga menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah penting untuk memperkuat peran HKTI sebagai wadah advokasi, pemberdayaan, serta jembatan antara petani, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan pasar.

Menurutnya, HKTI memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.

"Salam petani, salam petani makmur. Kita berjuang agar petani menuju kemuliaan, kesejahteraan, dan kemakmuran," ucap Gus Irawan

la menegaskan, persiapan MUSDA HKTI Sumatera Utara harus dilakukan secara matang dengan melibatkan seluruh DPC Kabupaten/Kota. Karena itu, dırınya mendorong agar 33 DPC HKTI se-Sumatera Utara segera melakukan konsolidasi dan memenuhi persyaratan organisasi, sehingga pelaksanaan MUSDA dapat berjalan dengan baik.

"Persiapan harus dimulai dari sekarang. Panitia juga harus segera dibentuk agar seluruh proses dapat berjalan dan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai pihak terkait dapat dilakukan secara lebih efektif," kata Gus Irawan.

Gus Irawan juga menyampaikan pentingnya memperkuat hubungan antara HKTI dan BGN, terutama dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pemberian makanan, tetapi memiliki tujuan strategis untuk memastikan kecukupan gizi anak-anak sekaligus membuka peluang bagi penguatan ekosistem ekonomi masyarakat, termasuk petani, pelaku UMKM, dan sektor pangan.

"Program ini sangat mulia dan strategis untuk menyiapkan generasi masa depan. Dari sisi HKTI, kita melihat adanya peluang untuk membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan petani dan UMKM," ucapnya.

la menilai, sinergi antara HKTI dan BGN dapat diarahkan pada penguatan rantai pasok pangan lokal, sehingga kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat.

"HKTI harus dapat mengambil peran dalam membangun ekosistem tersebut. Petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga harus nendapatkan manfaat ekonomi dari program-program strategis pemerintah," kata Gus Irawan.

Dalam rapat tersebut, DPD HKTI Sumut juga membahas rencana pelaksanaan MUSDA yang direncanakan digelar setelah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan waktu dan lokasi yang akan disesuaikan dengan agenda Ketua Umum HKTI Pusat sekaligus Kepala BGN, Sudaryono.

Gus Irawan berharap konsolidasi organisasi dapat terus diperkuat sehingga HKTI Sumatera Utara semakin solid dan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ketahanan pangan, serta menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis.

"Yang paling penting adalah konsolidasi. Kita harus bergerak bersama, memperkuat organisasi, dan memastikan HKTI hadir untuk petani serta mendukung program-program strategis pemerintah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....