Bupati Tapsel: Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online

  • 25 Jul 2026 21:22 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan- Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, judi online, rentenir, dan kemiskinan. Gus Irawan menegaskan upaya membangun kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan program ekonomi, tetapi juga melalui penguatan keluarga dan kehidupan keagamaan.

Perang terhadap narkoba dan judi online, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk menjaga anak-anak dan anggota keluarganya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun judi online yang dinilai menjadi penyakit sosial yang mengkhawatirkan.

“Mulai dari keluarga kita masing-masing. Jaga keluarga kita, jangan ada yang menggunakan narkoba dan jangan ada yang bermain judi online,” ucap Gus Irawan, saat menghadiri pengajian akbar bulanan BKMT Kecamatan Miftahul Jannah di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kamis 23 Juli 2026.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur dan lahan yang belum produktif. Menurutnya, tidak boleh ada lagi lahan menganggur di Tapanuli Selatan, karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai komoditas pertanian.

Gus Irawan menuturkan, pengembangan sektor pertanian, khususnya jagung, telah didukung dengan skema pembiayaan, pendampingan penyuluh pertanian, serta kepastian pasar melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Tidak boleh lagi ada lahan-lahan yang menganggur, lahan tidur, atau lahan yang tidak dikelola. Kita produktifkan,” kata Gus Irawan.

Gus Irawan juga mengajak petani menerapkan pola tanam secara bergilir, seperti padi dan jagung, untuk meningkatkan produktivitas lahan. Menurutnya, pengembangan komoditas pertanian harus didukung dengan akses modal dan pasar sehingga hasil produksi petani dapat terserap.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irawan juga turut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui zakat produktif. Ia menyampaikan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapanuli Selatan memberikan bantuan produktif kepada mustahik agar mereka dapat meningkatkan perekonomian dan secara bertahap keluar dari kemiskinan.

“Baznas melalui zakat produktif membina petani. Modalnya dari Baznas, hasilnya diharapkan dapat masuk ke dapur MBG,” ucapnya.

Menurut Gus Irawan, zakat produktif tidak hanya bertujuan membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi agar suatu saat penerima zakat dapat berubah status menjadi muzaki atau orang yang wajib membayar zakat.

Ia menegaskan, zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Karena itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

“Tidak boleh ada orang Islam yang kelaparan di tengah umat Muslim yang kenyang berlebihan,” ucap Gus Irawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....