India dan Indonesia Perkuat Kemitraan lewat 20 Nota Kesepahaman

  • 22 Jul 2026 13:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 6–8 Juli 2026 menjadi momentum memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, mengatakan kunjungan tersebut menghasilkan 20 nota kesepahaman yang akan memperluas kerja sama di berbagai sektor.

Ravi menjelaskan hubungan India dan Indonesia telah meningkat menjadi kemitraan strategis sejak 2018 dan terus diperkuat melalui kunjungan kedua kepala negara. Menurutnya, seluruh kesepakatan yang ditandatangani diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung target pembangunan India pada 2047 dan Indonesia pada 2045.

"Sebanyak 20 nota kesepahaman yang telah ditandatangani akan semakin memperkuat kerja sama secara menyeluruh antara India dan Indonesia. Kami berharap seluruh kesepakatan itu dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di kedua negara," ujar Ravi dalam konferensi pers di Medan, Selasa 21 Juli 2026.

Ravi mengatakan pelaksanaan seluruh nota kesepahaman akan dilakukan melalui koordinasi pemerintah dan kementerian di India maupun Indonesia. Ia menilai keberhasilan implementasi kesepakatan tersebut memerlukan komitmen bersama agar seluruh program dapat direalisasikan secara bertahap.

"Setelah nota kesepahaman ditandatangani, pemerintah dan kementerian di kedua negara akan bekerja sama untuk melaksanakannya. Kami optimistis seluruh kesepakatan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap," katanya.

Perdana Menteri India Narendra Modi (kiri) dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) saat bertemu dalam agenda kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. (Foto: Konsulat Jenderal India di Medan)

Ravi menegaskan seluruh nota kesepahaman memiliki tingkat kepentingan yang sama karena disusun berdasarkan kebutuhan kedua negara. Menurutnya, pemerintah daerah di sepuluh provinsi dalam wilayah kerja Konsulat Jenderal India di Medan juga dapat menyampaikan sektor yang ingin diprioritaskan dalam kerja sama.

Ia menyebut peluang kolaborasi masih terbuka di bidang kesehatan, pendidikan, maritim, ketahanan pangan, perdagangan, investasi, teknologi, dan pariwisata. Ravi berharap kerja sama tersebut dapat semakin mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membuka peluang baru bagi kedua negara.

Selain itu, Ravi mengatakan India berencana membuka kampus Indian Institute of Management di Indonesia untuk memperluas akses pendidikan bertaraf internasional. Menurutnya, kerja sama kesehatan juga diharapkan berkembang sehingga masyarakat Indonesia memiliki akses layanan medis yang semakin baik.

Dalam kunjungan tersebut, India dan Indonesia juga menyepakati kerja sama di bidang pertahanan, maritim, pertanian, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, dan pengelolaan bencana. Berbagai kesepakatan itu diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral kedua negara dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....