Dorong Produktivitas Petani, Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Alsintan
- 18 Jul 2026 18:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat 17 Juli 2026. Bantuan alsintan ini merupakan aset yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Tapanuli Selatan.
“Tujuan utama bantuan ini adalah meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. Karena itu, alsintan harus dimanfaatkan bersama, dirawat dengan baik, dan tidak dibiarkan menganggur setelah selesai digunakan oleh kelompok penerima,” ucapnya saat menyerahkan bantuan di UPT Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang Matinggi, Kota Padangsidimpuan.
Gus Irawan meminta dinas pertanian melakukan pendataan terhadap seluruh alsintan yang telah disalurkan, minimal dalam lima tahun terakhir, guna memastikan seluruh bantuan masih dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan. Ia juga mendorong kelompok tani agar meminjamkan alsintan kepada kelompok lain yang membutuhkan dengan biaya operasional dan perawatan yang wajar, sehingga manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas oleh petani.
Menurut Gus Irawan, mekanisasi pertanian menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Ia mencontohkan produktivitas jagung di negara maju yang mencapai 10–12 ton per hektare, sedangkan rata-rata produksi jagung di Indonesia masih berkisar 5–6 ton per hektare.
Selain mekanisasi, Gus Irawan juga mengajak petani mengoptimalkan seluruh lahan pertanian agar tidak ada lagi lahan tidur di Tapanuli Selatan. Upaya tersebut dinilai penting mengingat sekitar 45 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tapanuli Selatan berasal dari sektor pertanian dan sekitar 75 persen penduduk menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut.
Untuk mendukung permodalan petani, Gus Irawan kembali mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jagung berbunga nol persen serta program KUR Berkah melalui Bank Sumut. Ia mengimbau petani menghindari pinjaman berbunga tinggi dari lembaga keuangan nonformal yang dapat memberatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapanuli Selatan, Taufik Batubara, melaporkan bahwa bantuan alsintan berasal dari Kementerian Pertanian dan APBD Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan indeks pertanaman.
"Bantuan yang disalurkan meliputi 3 unit traktor roda empat (TR4), 21 unit traktor roda dua (TR2), 15 unit power thresher, 17 unit pompa air, mesin pemipil jagung (corn sheller), serta satu unit crawler yang akan dijadikan brigade alsintan dan dapat dimanfaatkan secara bergilir oleh petani di seluruh wilayah Tapanuli Selatan," ujar Taufik.
Selain alsintan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga telah menyalurkan bantuan benih padi seluas 1.350 hektare bagi lahan terdampak bencana. Pemkab juga menyalurkan bantuan benih padi reguler seluas 5.822 hektare, yang sebagian besar telah disalurkan kepada petani.
Mewakili kelompok tani, Ketua KTNA Tapanuli Selatan, Juang Pakpahan dan mewakili Ketua HKTI Tapanuli Selatan Amirsyam Rangkuti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan atas perhatian yang diberikan kepada petani melalui bantuan alsintan dan benih.
"Kami siap mendukung program pemerintah daerah dengan menjaga, merawat, dan memanfaatkan seluruh bantuan secara maksimal agar mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, serta kesejahteraan petani di Kabupaten Tapanuli Selatan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....