Tanjungbalai Promosikan UMKM di PRSU ke-50

  • 06 Jul 2026 23:06 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota Tanjungbalai ikut ambil bagian dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Medan sebagai ajang promosi produk unggulan, budaya, dan investasi UMKM. Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menegaskan PRSU menjadi momentum memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.

PRSU ke-50 digelar di Kompleks PRSU Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim hadir bersama Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, serta jajaran OPD pada acara pembukaan PRSU yang dibuka Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya.

PRSU ke-50 mengusung tema “Harmoni Emas” dan berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan melibatkan seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Mahyaruddin mengatakan tema “Harmoni Emas” mencerminkan keberagaman masyarakat Sumatera Utara yang diharapkan menjadi kekuatan menuju kemajuan daerah.

“Tema tahun ini memiliki makna yang dalam, ‘Harmoni’ menggambarkan kehidupan masyarakat Sumut yang begitu beragam, sementara ‘Emas’ menggambarkan tekad kemajuan daerah,” ujar Mahyaruddin, Minggu, 5 Juli 2026.

Ia menegaskan PRSU bukan sekadar ajang hiburan, tetapi wadah penting untuk menampilkan kekayaan budaya, UMKM, dan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada sektor ekonomi kreatif dan budaya.

Mahyaruddin menilai Sumatera Utara saat ini telah memasuki babak baru pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Ia berharap PRSU dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta sektor pariwisata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“PRSU harus menjadi wadah menumbuhkan investasi, ekonomi dan pariwisata,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai menampilkan berbagai produk unggulan UMKM lokal di paviliun pameran, mulai dari kain ecoprint, songket, tanjak, hingga kerajinan khas daerah. Selain itu, dipamerkan pula produk kuliner seperti keripik ikan teri crispy, tauco, terasi, ikan teri kemasan, aneka kerupuk, minuman mangga, kue cucur, dan berbagai produk khas lainnya.

Produk kerajinan lain juga turut ditampilkan, seperti tas dari batok kelapa, tempat tisu, serta gelang dari bahan kerang yang merupakan hasil binaan Dekranasda Tanjungbalai. Seluruh produk tersebut didukung oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Kota Tanjungbalai bersama OPD terkait lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....