Bus Karya Agung Terbalik di Jalinsum Asahan, Delapan Penumpang Luka Ringan

  • 01 Jul 2026 21:39 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Asahan - Sebuah bus penumpang Karya Agung dengan nomor polisi BK 7074 WA yang membawa delapan penumpang mengalami kecelakaan tunggal dan terbalik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Dusun II, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Senin 29 Juni 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.

Bus yang berangkat dari Rantauprapat menuju Kota Medan itu diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan yang licin akibat hujan. Akibatnya, kendaraan keluar jalur hingga menabrak sebuah doorsmeer milik warga sebelum akhirnya terbalik.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, bagian depan bus tampak mengalami kerusakan cukup parah. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi para penumpang dari dalam bus.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Asahan, Ipda Jufren Situmorang, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis.

"Terjadinya kecelakaan diakibatkan jalan licin yang saat itu sedang turun hujan. Dari kecelakaan tersebut, delapan orang penumpang mengalami luka-luka ringan dan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit," ujar Ipda Jufren, Rabu, 1 Juli 2026.

Delapan penumpang yang mengalami luka ringan masing-masing bernama M. Yasir Fadli (29), Ramla Benedikta Br. Sijabat (54), Santi (44), Rahmad Dani (45), Novita Dahlyana Hutabarat (41), Roselli Tamba (47), Naomi Gracella Sihotang (13), dan Liebe Hani Sitopu (13).

Sementara, sopir bus, Wahyono (44), mengalami luka berat dan telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Medan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ipda Jufren menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan tidak berlubang. Namun, hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat permukaan jalan menjadi licin.

"Jalan tersebut tidak ada lubang, tetapi saat kejadian cuaca sedang hujan. Diduga sopir melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan konsentrasi, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak doorsmeer milik warga," ucapnya.

Beruntung, kecelakaan tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, bus mengalami kerusakan cukup parah dan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....