OJK Edukasi Perempuan Tebing Tinggi Tingkatkan Literasi Keuangan

  • 30 Jun 2026 23:24 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi menggelar edukasi keuangan bagi kaum perempuan. Kegiatan yang diikuti anggota PKK, Dharma Wanita, pelaku usaha perempuan, dan aparatur sipil negara berlangsung di Kantor Wali Kota Tebing Tinggi, Selasa 23 Juni 2026.

Asisten Direktur Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Sumut, Reza Leonhard mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan keluarga. Karena itu, peningkatan literasi keuangan dinilai menjadi kunci untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan melindungi masyarakat dari aktivitas keuangan ilegal.

"Perempuan memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan keluarga sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan perempuan menjadi sangat penting agar masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara tepat, serta terlindungi dari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang dapat merugikan," ujar Reza.

OJK menyampaikan berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 80,51 persen. Indeks literasi perempuan tercatat 65,58 persen, masih di bawah laki-laki yang mencapai 67,32 persen.

Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam menopang perekonomian keluarga. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi keterampilan penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

"Dalam banyak rumah tangga, perempuan berperan sebagai pengelola keuangan keluarga, pengambil keputusan dalam kebutuhan sehari-hari, bahkan menjadi pelaku usaha yang menopang perekonomian keluarga. Oleh karena itu, kemampuan memahami dan mengelola keuangan secara bijak merupakan keterampilan yang sangat penting," ucap Erwin.

Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama Bank Indonesia memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan produk keuangan yang legal, serta kewaspadaan terhadap pinjaman daring ilegal, investasi ilegal, penyalahgunaan data pribadi, dan judi daring. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....