Banjir Tiga Kecamatan di Langkat Surut, BPBD Siapkan Skenario Dini

  • 10 Jun 2026 20:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Banjir yang sempat merendam tiga kecamatan di Kabupaten Langkat pada Senin, 8 Juni 2026 telah surut dan kondisi masyarakat berangsur kembali normal. BPBD Kabupaten Langkat memastikan seluruh genangan air telah hilang dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat, Muhammad Ansyari, mengatakan banjir yang terjadi beberapa hari lalu melanda Kecamatan Batang Serangan, Sawit Seberang, dan Padang Tualang. Ketinggian air saat itu berkisar antara 10 hingga 70 sentimeter dan berdampak pada sekitar 3.406 KK.

"Alhamdulillah, sekarang banjir yang terjadi kemarin di tiga kecamatan sudah surut sejak kemarin malam, Sudah tidak ada genangan lagi," kata Ansyari kepada RRI, Rabu, 10 Juni 2026.

Ansyari menyebut meski terdampak banjir, warga tidak sampai mengungsi dan memilih bertahan di rumah masing-masing. Seiring surutnya debit air, masyarakat kini telah kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ia mengatakan dalam penanganan bencana tersebut, BPBD Kabupaten Langkat tetap mengoperasikan posko pemantauan untuk memonitor kondisi cuaca dan perkembangan situasi di lapangan. Selain itu, bantuan makanan siap saji dan air mineral juga telah disalurkan kepada warga terdampak bersama instansi terkait.

"Posko tetap kita laksanakan untuk terus memantau keadaan cuaca dan juga keadaan banjir di tiga kecamatan tersebut. Alhamdulillah, sampai sekarang ketinggian air sudah kembali normal dan masyarakat sudah dapat beraktivitas sebagaimana biasanya," ujarnya.

selain itu, BPBD Langkat menghimbau untuk setiap desa segera membuat posko, agar tetap memantau keadaan genangan jika meningkat sehingga dapat diambil tindakan preventif lainnya.

Muhammad Ansyari menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Serangan dan Sungai Tenang setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah pegunungan di bagian hulu sungai. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit air hingga meluap ke kawasan permukiman setinggi 10-70 cm.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih diperkirakan terjadi berdasarkan informasi BMKG, BPBD Kabupaten Langkat terus meningkatkan kesiapsiagaan. Salah satunya dengan menyusun rencana kontingensi banjir yang akan menjadi pedoman penanganan jika bencana serupa kembali terjadi.

"Saat ini BPBD Kabupaten Langkat dan Pemerintah Kabupaten Langkat sedang menyiapkan rencana kontingensi terkait banjir. Kita membuat skenario apabila terjadi banjir, apa langkah-langkah yang harus kita hadapi dan tindak lanjuti," ucap Ansyari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....