PDAM Tirtanadi Rilis Penghentian Distribusi Air Bersih, Ada Komponen Mesin Rusak
- 10 Jun 2026 20:31 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi menjawab kebijakan menghentikan sementara distribusi air bersih ke sejumlah kecamatan. Kebijakan ini dilakukan akibat komponen mesin perusahaan PDAM Tirtanadi rusak yang menyebabkan setidaknya 7 kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang mengalami krisis air bersih sejak Selasa, 8 Juni 2026.
Adapun kecamatan yang terdampak antara lain, Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, Medan Perjuangan dan Medan Maimun. Lalu untuk wilayah Deli Serdang, Kecamatan Delitua dan Percut Sei Tuan.
Dirut PDAM Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan estimasi perbaikan mesin berlangsung hingga Kamis, 11 Juni 2026. Ardian Surbakti mengatakan pihaknya hingga kini masih memperbaiki komponen mesin PDAM yang rusak.
Salah satunya yang di Jalan Purwo Kecamatan Delitua.
"Penyebab matinya air di IPAM Deli Tua, ini salah satunya adalah kerusakan daripada mesin-mesin kita, karena mungkin beberapa minggu terakhir, sering sekali terjadi pemadaman listrik yang berulang kali terjadi. Banyak komponen daripada mesin-mesin kita yang terganggu dan rusak," kata Ardian kepada wartawan usai meninjau lokasi pipa PDAM yang rusak di Delitua, Rabu, 10 Juni 2026.
Guna memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan lancar, pihaknya terus berupaya melakukan proses perbaikan hingga tuntas, tidak hanya pada pipa di Deli Tua saja.
"Kita fokus untuk memperbaiki keseluruhan kerusakan sehingga kita terpaksa stop produksi pada hari ini. Begitu juga dengan proses penyaluran, karena memang selama ini padam listrik berulang kali sehingga tekanan pada pipa kita juga berulang kali terjadi turbulensi, sehingga banyak pipa-pipa kita yang pecah," ujarnya.
Diakui Ardian kerusakan di Delitua salah satu yang terparah ukuran pipa yang rusak diameter berukuran 1000 milimeter. "Itu yang paling berdampak karena memang pipanya harus kita ganti, pipanya itu pecah. Namun beberapa titik yang lain dapat diperbaiki secara normal," katanya.
Dia lalu mengatakan bahwa proses perbaikan secara bersamaan ini, diharapkan mampu membuat keadaan air normal kembali. "Mudah-mudahan hari ini kita bisa menyelesaikan semua itu dan diharapkan besok siang atau sore hari air sudah bisa hidup kembali," ucap Ardian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....