Pemkab Tapanuli Selatan Percepat Pemulihan Pascabencana

  • 06 Jun 2026 20:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus berupaya mempercepat pemulihan daerah pascabencana besar yang melanda 14 dari 15 kecamatan di daerah tersebut. Bencana yang terjadi di Kabupaten Tapsel berdampak pada 3.000 hektare lebih lahan persawahan.

“Dampak bencana yang terjadi sangat luar biasa. Sekitar 3.000 hektare lebih lahan persawahan mengalami kerusakan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus mendorong gerakan pertanian agar masyarakat kembali produktif dan mampu mengejar ketertinggalan akibat bencana,” ujar Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, saat menghadiri pengajian akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok, di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok, pada Selasa, 2 Juni 2026.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan Pemerintah Kabupaten Tapsel telah mencanangkan program pengembangan pertanian. Termasuk Gerakan Tanam Seribu Hektare Jagung yang didukung fasilitas Kredit Usaha Layak Berkah (KUR Berkah) dari Bank Sumut dengan bunga nol persen hingga akhir tahun 2026.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi dari lembaga keuangan informal.

“Kami ingin masyarakat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang sehat dan produktif. Tanah yang selama ini menganggur harus dimanfaatkan untuk pertanian. Jagung saat ini memiliki prospek yang sangat baik dan menjadi salah satu komoditas andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jafar.

Selain sektor pertanian, Jafar juga memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Tapsel di bidang perikanan dan ketahanan pangan. Salah satunya adalah Gerakan Seribu Kolam yang bertujuan meningkatkan produksi ikan air tawar, sehingga kebutuhan ikan masyarakat tidak lagi bergantung dari daerah lain.

Jafar turut menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tapsel telah mengalokasikan bantuan rehabilitasi masjid melalui anggaran daerah. Bantuan ini diharapkan dapat segera direalisasikan, termasuk bantuan untuk masjid di desa tersebut yang tekena dampak bencana.

Usai kegiatan pengajian, Jafar melakukan peletakan batu pertama renovasi Masjid Al-Muttaqin Desa Sibadoar. Pelatakan batu pertama tersebut sebagai tanda dimulainya pembangunan kembali rumah ibadah tersebut, karena penahan dinding fondasi mesjid tersebut turut terdampak banjir pada musibah November 2025 lalu.

Pada kesempatan yang sama, Syaufia Lina, mantan Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan periode 2010–2015 dan 2016–2021, menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung renovasi Masjid Al-Muttaqin.

Bantuan tersebut disambut haru dan penuh rasa syukur oleh masyarakat Desa Sibadoar. Diharapkan dukungan tersebut dapat mempercepat proses renovasi, sehingga masjid dapat kembali menjadi pusat ibadah dan pembinaan umat yang representatif bagi masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....