Pemkab Samosir Terapkan Juma AI untuk Pertanian Digital

  • 30 Mei 2026 11:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mulai menerapkan teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui platform Juma AI untuk sektor pertanian. Langkah tersebut diperkenalkan dalam Focus Group Discussion di Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir. Peserta terdiri dari penyuluh pertanian lapangan, petani milenial, brigade pangan dan jajaran OPD terkait.

Asisten II Sekdakab Samosir, Hotraja Sitanggang, mengatakan transformasi digital di sektor pertanian tidak dapat dihindari. Menurutnya, seluruh aktivitas pertanian ke depan harus berbasis data.

“Mulai dari tanam, produksi, hingga hama penyakit harus di-update dan diinformasikan sehingga dapat terintegrasi dengan baik,” ujar Hotraja.

Ia menilai keberhasilan aplikasi pertanian berbasis AI bergantung pada keaktifan pengguna memperbarui data lapangan. Data tersebut nantinya dimanfaatkan pemerintah dalam menyusun kebijakan pertanian dan pengendalian inflasi daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menyebut digitalisasi menjadi kebutuhan sektor pertanian saat ini. Karena itu, petani dan penyuluh dituntut lebih dekat dengan teknologi.

“Tujuan FGD ini untuk pengenalan Juma AI dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelatihan,” kata Tumiur.

Juma AI merupakan platform pertanian berbasis artificial intelligence yang dikembangkan Institut Teknologi Del. Sistem tersebut membantu pengelolaan data pertanian, mulai pola tanam, cuaca hingga serangan hama tanaman.

Kabupaten Samosir menjadi daerah kedua di Sumatera Utara yang mengadopsi Juma AI setelah Kabupaten Tapanuli Utara. Inovasi tersebut dinilai cocok diterapkan di wilayah dataran tinggi dan berpotensi dikembangkan secara nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....